Aktivis Pro-Palestina Tutup Gold Gate Bridge di San Francisco Tuntut AS Tekan Israel di Gaza

Selasa, 16 April 2024 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Aktivis pro-Palestina dilaporkan menggelar aksi demonstrasi dengan menutup Jembatan Gold Gate di San Francisco, Amerika Serikat (AS), Senin (15/4/2024).

Laporan menyebutkan, aksi penutupan itu membuat seluruh jembatan tersebut macet di satu sisi sementara jalur lainnya kosong.

Demonstrasi ini merupakan bagian dari aksi langsung yang terkoordinasi di kota-kota di seluruh dunia yang menuntut gencatan senjata secara penuh di Gaza

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntutan itu semakin menggema di seluruh dunia seiring bertambahnya korban sipil Palestina atas agresi militer Israel di Gaza.

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan per Senin, kalau jumlah warga Palestina yang terbunuh di Gaza akibat genosida Israel sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 33.797 orang dan yang terluka menjadi 76.465 orang.

Baca Juga:  Putin Akan Bidikkan Rudal Nuklir ke Inggris, Jerman, AS Jika Menang perang di Ukraina

“Pasukan pendudukan Israel melakukan tujuh pembantaian dalam 24 jam terakhir terhadap keluarga-keluarga di Gaza, menewaskan 68 warga Palestina dan melukai 94 lainnya,” tulis laporan Al-mayadeen.

Kementerian Palestina menekankan bahwa para korban masih berada di bawah reruntuhan jalanan, karena IDF sengaja mencegah ambulans dan kru pertahanan sipil menjangkau mereka.

Jajak Pendapat: Warga Amerika Desak Biden Tekan Israel untuk Menghentikan Perang
Survei terbaru menunjukkan kalau semakin banyak warga Amerika yang menginginkan Presiden Biden mendorong “Israel” untuk mengakhiri agresi terhadap Gaza.

Survei juga menunjukkan kalau kepuasan warga AS terhadap cara Biden menangani masalah Gaza ini telah merosot ke titik terendah.

Survei tersebut, yang dilakukan sebelum serangan balasan Iran terhadap Israel, hanya menunjukkan sedikit dukungan di kalangan masyarakat Amerika terhadap tindakan militer AS terhadap Iran jika Iran menyerang Israel.

Baca Juga:  Iran sedang menyelidiki penyebab pembunuhan terhadap Ismail Haniyeh di Teheran

”Hanya 25 persen yang percaya bahwa AS harus mengambil tindakan militer terhadap Iran dalam skenario seperti itu dan 32% yakin AS tidak boleh terlibat,” kata hasil survei tersebut dilansir Al-Mayadeen.

Biden berada di bawah tekanan khusus di dalam partainya sendiri sehubungan dengan perang di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 33.000 warga Palestina.

Partai Demokrat lebih bersimpati kepada rakyat Palestina dan menilai cara Biden menangani perang tersebut sangat buruk di mata generasi muda Amerika, Arab, dan Muslim Amerika.

Dibandingkan dengan survei Oktober lalu, saat ini lebih sedikit anggota Partai Demokrat dan independen yang percaya bahwa AS harus memberikan senjata dan pasokan kepada Israel.

Baca Juga:  Rusia, Iran dan China Latihan Militer Bersama di Teluk Oman

Sudut pandang ini dipertahankan oleh mayoritas yang konsisten di kalangan Partai Republik.

Hanya 40% dari mereka yang disurvei percaya bahwa AS harus terus mengirimkan senjata kepada pendudukan, dibandingkan dengan 48% yang berpendapat demikian pada survei bulan Oktober.

Dalam hal bantuan kemanusiaan ke Gaza, total 63% dari mereka yang disurvei percaya bahwa bantuan harus dikirim ke Palestina, dibandingkan dengan hanya 57% yang merasa seperti itu pada survei bulan Oktober.

Separuh dari warga Amerika, 51% merasa bahwa perang akan memperburuk ancaman terorisme di AS dan sebagian besar warga Amerika, 60% percaya bahwa pemerintah AS tidak melakukan semua yang diperlukan untuk mengembalikan sandera Amerika. []

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB