Harga 3 Artefak Langka Majapahit yang Dicuri sampai New York: Rp 6,5 M

Minggu, 28 April 2024 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York, Mercinews.com – Tiga artefak langka dari era Majaphit dicuri orang dan dijual di New York, Amerika Serikat (AS).

Bersama artefak-artefak lain dari Kamboja, benda bersejarah itu berhasil diselamatkan aparat setempat. Nilai dari tiga artefak Majapahit itu sampai miliaran rupiah.

Dilansir akun Instagram Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York, diakses detikcom pada Minggu (28/4/2024), penyerahan tiga artefak itu dilakukan dari Kejaksaan Wilayah New York County ke KJRI New York pada 24 April lalu.

“Nilai benda-benda antik ini diperkirakan mencapai USD 405,000 secara total, telah diselundupkan keluar dari Indonesia untuk dijual di AS,” tulis KJRI New York.

Baca Juga:  Gak Perlu Ribet! Ini Cara WNI Bisa Masuk China Tanpa Visa

Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi, menyatakan penemuan ini bertepatan dengan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-AS. INi menunjukkan kedekatan kedua negara.

“Kami berterima kasih kepada Kejaksaan Wilayah Unit Perdagangan Barang Antik dan Departemen Keamanan Dalam Negeri atas kerja keras mereka mengembalikan benda-benda ini kembali ke pemerintah Indonesia,” tulis KJRI New York.

Baca Juga:  AS akan mengerahkan rudal jarak jauh baru ke Jerman pada tahun 2026

Dilansir AFP, selain 3 barang era Majapahit, ada pula 27 barang dari Kamboja. Total nilai semuanya adalah USD 3 juta.

Bragg menuduh pedagang seni Subhash Kapoor, seorang warga India-Amerika, dan Nancy Wiener dari Amerika melakukan perdagangan ilegal barang antik tersebut. []

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Konferensi pers Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar terkait pengamanan empat warga negara asing (WNA) dalam patroli keimigrasian pada 28-29 Oktober 2026 di Kantor Imigrasi Denpasar, Senin (2/11/2026). (Foto: istimewa)

Berita

Patroli Keimigrasian, Imigrasi Denpasar Amankan Empat WNA

Senin, 2 Nov 2026 - 19:49 WIB