Jokowi: Program Makan Siang Gratis Masuk APBN

Selasa, 23 April 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan agar proses transisi pemerintahan akan berjalan mulus. Apalagi setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan sengketa Pemilu.

Hasil Pemilu 2024 sendirian memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hasil ini tinggal ditetapkan langsung saja oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Pemerintah mendukung proses transisi dari pemerintahan sekarang ke nanti pemerintahan baru. Akan kita siapkan. Karena sekarang MK sudah, tinggal nanti penetapan oleh KPU besok ya,” beber Jokowi setelah meninjau Peresmian Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Pascabencana dan Jalan IJD Sulawesi Barat, Selasa (23/4/2024).

Salah satu bukti transisi yang dilakukan adalah memasukkan program unggulan Prabowo ke dalam prirotas anggaran 2025. Program unggulan tersebut adalah program makan siang gratis.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan sinyal kuat program makan siang gratis bakal masuk dalam APBN 2025. Sri Mulyani bilang pemerintah akan memberikan ruang fiskal untuk program unggulan Prabowo itu pada APBN 2025.

Baca Juga:  Jokowi Jamin Timnas Israel Ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia

Namun, Sri Mulyani mengatakan belum ada rincian anggaran untuk program ini karena masih akan dibahas lebih lanjut.

“Karena masih di dalam program besar atau pagu besar, itu yang kita lakukan prinsipnya memberikan ruang fiskal bagi kemungkinan program tersebut untuk dijalankan,” beber Sri Mulyani usai melakukan pembahasan rencana APBN 2025 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024) yang lalu.

Baca Juga:  Panglima TNI Siapkan 3 Pesawat Bawa Warga Palestina dari Gaza ke Indonesia

Sri Mulyani juga mengatakan komunikasi bakal dilakukan secara intensif kepada perwakilan pemerintahan berikutnya.

“Pasti kita komunikasikan karena bagaimanapun juga pemerintah baru dari sisi proses politik dan sisi transisi masih menunggu sampai dengan Oktober,” sebut Sri Mulyani. []

Berita Terkait

Kejagung Pastikan Pertemuan Kajati dan Kapolda untuk Perkuat Hubungan Kelembagaan
Perwakum Dukung Polresta Denpasar Usut Dugaan Oknum Wartawan Minta Uang
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Darsuli: Kasus Eks Jampidsus Ujian Integritas Penegak Hukum
Soroti Dinamika Polri dan Kejagung, Ini Saran Alexius Tantrajaya ke Presiden
GMPK Apresiasi Kortastipidkor Polri, Minta Dugaan Korupsi Batu Bara Diusut Tuntas
KOSMAK Minta KPK Ambil Alih Penanganan Dugaan Suap Perkara Sugar Group
Audiensi dengan Wamenko Kumham Imipas, BERSAMA Usulkan Relawan Anti Narkoba di Desa

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Kejagung Pastikan Pertemuan Kajati dan Kapolda untuk Perkuat Hubungan Kelembagaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:49 WIB

Perwakum Dukung Polresta Denpasar Usut Dugaan Oknum Wartawan Minta Uang

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim

Senin, 13 Juli 2026 - 10:12 WIB

Darsuli: Kasus Eks Jampidsus Ujian Integritas Penegak Hukum

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:14 WIB

Soroti Dinamika Polri dan Kejagung, Ini Saran Alexius Tantrajaya ke Presiden

Berita Terbaru