Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. PTPN IV Regional 2

Foto: Dok. PTPN IV Regional 2

Mercinews.com – PTPN IV Regional 2 turut memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, melalui penyerapan lebih dari 500 tenaga kerja lokal di Kebun Bah Jambi. Jumlah tersebut mencapai sekitar 80 persen dari total 612 karyawan yang bekerja di unit usaha perkebunan tersebut.

Kebun Bah Jambi berada di wilayah Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dan Kecamatan Tanah Jawa. Para pekerja lokal berasal dari desa-desa di sekitar wilayah operasional perkebunan.

Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2 Muhammad Ridho Nasution mengatakan, keberadaan perkebunan memberikan kontribusi langsung terhadap perekonomian masyarakat melalui kesempatan kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kontribusi Kebun Bah Jambi terhadap masyarakat tidak hanya terlihat dari program TJSL. Ada lebih dari 500 warga lokal yang bekerja di kebun dan memperoleh penghasilan dari aktivitas operasional, sehingga manfaat ekonominya ikut berputar di lingkungan masyarakat sekitar,” ujar Ridho.

Menurut Ridho, penghasilan yang diterima pekerja turut menopang aktivitas ekonomi keluarga sekaligus menggerakkan kegiatan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar perkebunan.

Dengan demikian, aktivitas perkebunan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah operasional.

Baca Juga:  PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Perkuat Ekonomi melalui Program TJSL

Kontribusi PTPN IV Regional 2 terhadap masyarakat sekitar Kebun Bah Jambi juga dilakukan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program tersebut mencakup dukungan terhadap fasilitas tempat ibadah dan fasilitas umum, pengembangan usaha masyarakat, pemberian bantuan perikanan, serta kegiatan penghijauan.

Ridho mengatakan, pelaksanaan program TJSL disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan lembaga yang berada di sekitar wilayah operasional.

“Kami berupaya agar program TJSL benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar Kebun Bah Jambi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga agar aktivitas operasional unit usaha dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” kata Ridho, Selasa (1/9/2026).

Pada 2024, salah satu program TJSL yang direalisasikan Kebun Bah Jambi berupa pembangunan tempat parkir dan pemasangan keramik di Masjid Zahra Al Mukhlisin.

Program tersebut kembali dilaksanakan pada 2025 melalui pembangunan fasilitas tempat ibadah, pemberian bibit ikan, serta kegiatan penghijauan.

Sementara pada 2026, Kebun Bah Jambi merealisasikan dukungan berupa sarana dan alat produksi bagi Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun.

Baca Juga:  Sri Mulyani targetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia maksimal 5,7 persen pada 2024

Dukungan terhadap sarana produksi tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi.

Bantuan sarana usaha juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka lebih panjang karena dapat digunakan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.

“Penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu hal yang penting. Ketika usaha masyarakat berkembang, manfaatnya akan kembali kepada keluarga dan lingkungan tempat mereka menjalankan kegiatan usaha,” ujar Ridho.

Selain Kebun Bah Jambi, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Bah Jambi juga menjalankan program TJSL bagi masyarakat sekitar.

PTPN IV Regional 2 menyebutkan, apabila bantuan yang disalurkan melalui Kebun Bah Jambi dan PKS Bah Jambi digabungkan, nilainya hampir mencapai Rp 400 juta.

Berjalan Bersama Masyarakat

Kontribusi ekonomi Kebun Bah Jambi terhadap masyarakat tidak terlepas dari sejarah panjang perkebunan tersebut.

Berdasarkan catatan sejarah unit usaha, kawasan Kebun Bah Jambi pada awalnya merupakan perkebunan milik perusahaan swasta Belanda, NV Handels Vereeniging Amsterdam (HVA).

Komoditas yang dikembangkan ketika itu adalah sisal atau Agave sisalana. Pengelolaan perkebunan berubah setelah Pemerintah Republik Indonesia mengambil alih aset tersebut pada 2 Mei 1959 berdasarkan Peraturan Nomor 19 Tahun 1959.

Baca Juga:  PTPN IV PalmCo Perluas Pemberdayaan UMKM Pandai Besi, Sasar Sumut hingga Jambi

Setelah nasionalisasi, pengelolaan Kebun Bah Jambi secara bertahap masuk ke dalam sistem perusahaan perkebunan negara. Perubahan kelembagaan kemudian berlangsung hingga pada 1996 kebun tersebut menjadi bagian dari PT Perkebunan Nusantara IV.

Transformasi kelembagaan kembali berlangsung pada 2014–2015 ketika Kementerian BUMN menunjuk PTPN III (Persero) sebagai induk Holding Perkebunan Nusantara.

Selanjutnya, pada 2023 dibentuk Subholding PalmCo dengan PTPN IV sebagai induknya. Dalam struktur tersebut, Kebun Bah Jambi kini menjadi salah satu unit usaha PTPN IV Regional 2.

Bagi PTPN IV Regional 2, keberadaan masyarakat di sekitar wilayah operasional menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas perusahaan.

Selain melalui penyerapan tenaga kerja, hubungan tersebut dibangun melalui dukungan terhadap fasilitas masyarakat, pengembangan usaha, dan berbagai kegiatan sosial serta lingkungan.

“Bagi PTPN IV Regional 2, masyarakat sekitar merupakan bagian penting. Karena itu kami berupaya agar manfaat perusahaan dapat dirasakan secara nyata oleh warga, baik melalui kesempatan kerja maupun dukungan seperti fasilitas umum,” kata Ridho.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB