PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. PTPN IV PalmCo

Foto: Dok. PTPN IV PalmCo

Jakarta, Mercinews.com – Produktivitas kebun kelapa sawit petani mitra PTPN IV PalmCo rata-rata mencapai 20,18 ton per hektare hingga Juli 2026. Angka tersebut berada di atas standar 19 ton per hektare yang menjadi acuan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, capaian tersebut didukung kemitraan dengan petani yang mencakup kepastian penyerapan hasil panen dan pendampingan pengelolaan kebun.

“Fokus kami memastikan terciptanya ekosistem kemitraan yang sehat. Kami hadir memberikan kepastian pasar, sekaligus membina sisi agronomi kebun petani,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Juli 2026, PTPN IV PalmCo menyerap lebih dari 2,09 juta ton tandan buah segar (TBS) dari kebun petani mitra. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Gerak Cepat PalmCo Peduli Sumatera: Akses Terbuka, Bantuan Terus Mengalir

Pada Juli 2026, penyerapan TBS dari kebun rakyat mencapai sekitar 361.000 ton, meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan Juli 2025.

Menurut Jatmiko, kemitraan tidak hanya menyediakan pasar bagi hasil panen, tetapi juga mencakup pendampingan pengelolaan kebun.

Salah satu bentuknya melalui koperasi unit desa (KUD) dengan penerapan praktik budidaya kelapa sawit yang baik atau good agricultural practices.

Selain pendampingan, PTPN IV PalmCo telah menyalurkan 6,8 juta bibit sawit unggul bersertifikat. Perusahaan juga mendukung peremajaan kebun sawit rakyat dengan luas lebih dari 47.000 hektare.

Dari sekitar 19.000 hektare areal kemitraan yang telah memasuki masa menghasilkan, petani mitra dengan produksi TBS di atas standar nasional tercatat memperoleh sisa hasil usaha (SHU) rata-rata Rp7 juta-Rp8 juta per bulan.

Baca Juga:  Sudahkah Melakukan Langkah Penting Ini Setelah Aktivasi Akun Coretax?

Sejumlah KUD mitra PTPN IV PalmCo juga memiliki saldo kas tahunan sekitar Rp3 miliar-Rp5 miliar. Total areal kemitraan perusahaan saat ini mencapai sekitar 52.000 hektare.

“Ini menjadi contoh yang ingin terus kami replikasi agar seluruh areal kemitraan kami, termasuk kebun-kebun mitra lain ke depannya, bisa mendapatkan tingkat kesejahteraan yang sama,” ujar Jatmiko.

Peremajaan Sawit Rakyat

Tanaman yang telah melewati usia produktif menjadi salah satu sasaran dalam Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). PTPN IV PalmCo turut mendampingi pelaksanaan program tersebut.

Hingga pertengahan 2026, PTPN IV PalmCo telah merekomendasikan dan memproses peremajaan lahan secara internal seluas lebih dari 10.114 hektare.

Sementara itu, data Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat pendampingan peremajaan yang dilakukan PTPN atau PalmCo mencapai 6.672 hektare.

Luasan tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan perusahaan lain yang tercatat dalam program tersebut.

Baca Juga:  Dekranasda Aceh Selatan pamerkan produk UMKM di ajang Aceh Muslim Fashion Festival

Pelaksana Tugas Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP Dwi Nuswantara mengatakan, berdasarkan catatan BPDP, pendampingan PTPN atau PalmCo merupakan yang terluas dibandingkan perusahaan lainnya.

“Peringkat pertama adalah PTPN atau PalmCo seluas 6.672 hektare,” kata Dwi.

Pendampingan PSR mencakup penyiapan lahan, pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman, hingga memastikan kebun kembali produktif.

Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir) Indonesia Setiyono mengatakan, kemitraan antara perusahaan, petani, dan pemerintah diperlukan dalam pengembangan perkebunan sawit rakyat.

Menurut Setiyono, salah satu kekuatan kemitraan dengan PTPN IV PalmCo adalah penerapan single management, yakni pengelolaan kebun petani dengan standar yang sama dengan kebun inti.

“Produksi sawit petani meningkat karena kemitraan. Masa depan sawit rakyat Indonesia adalah kemitraan,” ujar Setiyono.(red)

Berita Terkait

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WIB

PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi

Berita Terbaru