Jakarta, Mercinews.com – PTPN IV PalmCo menetapkan pembagian dividen sebesar Rp2,83 triliun atau 40 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Kantor Badan Pengelola (BP) BUMN, Jakarta, awal pekan lalu.
Siaran pers PTPN IV PalmCo, Rabu (8/7/2026), menyebutkan bahwa sepanjang 2025, subholding PTPN III (Persero) tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp7,08 triliun. Nilai dividen yang dibagikan naik 88,7 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 yang mencapai Rp1,5 triliun.
Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, pembagian dividen tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada negara sekaligus mencerminkan pertumbuhan kinerja perseroan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“RUPST telah menyetujui alokasi 40 persen dari laba bersih sebagai dividen sebesar Rp2,83 triliun. Laba bersih tahun 2025 yang mencapai Rp7,08 triliun ini naik 90,3 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,72 triliun,” ujar Jatmiko.
Ia menerangkan, kinerja perusahaan juga ditopang peningkatan sejumlah indikator keuangan dan operasional. EBITDA tercatat naik 46 persen menjadi Rp13,27 triliun dari Rp9,09 triliun pada 2024. Sementara itu, tingkat pengembalian aset (Return on Assets/ROA) mencapai 9,2 persen.
Di sektor operasional, lanjutnya, volume penjualan crude palm oil (CPO) meningkat 7,7 persen menjadi 2,74 juta ton sepanjang 2025.
Jatmiko menjelaskan, kenaikan laba tidak hanya dipengaruhi harga jual rata-rata CPO yang mencapai Rp14.223 per kilogram atau naik 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, efisiensi biaya juga menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan kinerja perusahaan.
Dalam RUPST, pemegang saham turut mengapresiasi capaian tersebut. Meski begitu, manajemen diminta terus memperkuat mitigasi risiko, meningkatkan efektivitas operasional, serta mengoptimalkan realisasi investasi pada periode mendatang.
Menanggapi arahan tersebut, Jatmiko mengatakan, perusahaan akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan di berbagai lini agar kinerja operasional semakin efisien dan nilai dividen yang dibagikan kepada pemegang saham dapat terus meningkat.
“Kami menaruh perhatian penuh pada arahan pemegang saham dan akan terus melakukan identifikasi serta perbaikan sehingga kinerja operasional maupun realisasi investasi ke depannya dapat berjalan lebih maksimal. Dengan begitu, dividen yang diberikan juga diharapkan semakin optimal,” pungkasnya.(red)






