PTPN IV PalmCo Perluas Pemberdayaan UMKM Pandai Besi, Sasar Sumut hingga Jambi

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTPN IV PalmCo memperluas program pemberdayaan UMKM pandai besi sebagai bagian dari penguatan rantai pasok alat panen perkebunan.(Foto: Dok. Humas PTPN IV PalmCo)

PTPN IV PalmCo memperluas program pemberdayaan UMKM pandai besi sebagai bagian dari penguatan rantai pasok alat panen perkebunan.(Foto: Dok. Humas PTPN IV PalmCo)

Mercinews.com – PTPN IV PalmCo memperluas program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pandai besi sebagai bagian dari penguatan rantai pasok alat panen perkebunan. Setelah berhasil membina pengrajin di Provinsi Riau, perusahaan kini mereplikasi program tersebut ke Sumatera Utara (Sumut) dan menjajaki potensi pengembangan di Jambi.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan, program ini merupakan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan.

“Pemberdayaan UMKM pandai besi ini menjadi salah satu strategi penguatan rantai pasok inti perusahaan. Kami ingin memastikan alat panen yang digunakan di kebun-kebun PalmCo diproduksi oleh masyarakat sekitar. Dengan pendampingan yang tepat sasaran, kualitas produk lokal ini tidak kalah dengan pabrikan besar. Pada saat yang sama, kami menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi desa,” ujar Jatmiko, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).

Jatmiko menjelaskan, standardisasi dan legalitas kelembagaan menjadi fokus utama dalam pendampingan pengrajin. Hal itu merujuk pada keberhasilan pembinaan Koperasi Merah Putih Teratak di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau.

Berawal dari kelompok pengrajin kecil yang mendapat bantuan modal kerja, pelatihan, serta kepastian pembelian (off-taker), koperasi tersebut kini menjadi pemasok alat panen bagi operasional PalmCo di wilayah Riau. Pemerintah Kabupaten Kampar bahkan mengusulkan koperasi tersebut sebagai salah satu koperasi percontohan tingkat nasional.

Bawa Perubahan

Kepala Koperasi Merah Putih Teratak, Desrico Apriyus, mengatakan, pendampingan berkelanjutan dari PTPN IV PalmCo membawa perubahan signifikan bagi pengrajin di desanya.

“Selain simpan pinjam dan perdagangan, kami merupakan kumpulan pandai besi yang dibina PTPN IV sehingga mampu menjadi sentra produsen alat pertanian yang telah merambah ke luar Riau bahkan hingga mancanegara,” ujarnya.

Melihat potensi tersebut, PTPN IV PalmCo mengembangkan program serupa di Sumut. Terdapat empat koperasi yang sedang diinkubasi, yakni Koperasi Berkah Pandai Besi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Koperasi Simpati Maju Bersama di Kabupaten Asahan, Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa di Kabupaten Simalungun, serta Koperasi Produsen Melati Jaya Steel di Kabupaten Serdang Bedagai.

Baca Juga:  Mahasiswi ini sebelum lompat dari gedung lantai 12 cari cara bunuh diri, di Internet

Secara kumulatif, inisiatif di Sumut ini telah merangkul puluhan tenaga kerja lokal yang sebelumnya bekerja secara perorangan.

Pada tahap awal, perusahaan memfasilitasi transisi pengrajin individu menjadi badan hukum koperasi. Pendampingan mencakup penerbitan surat keputusan koperasi, akta pendirian, pengurusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pendaftaran Online Single Submission (OSS), penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), pengurusan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), hingga sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) produk.

Bersyukur

Kepala Koperasi Berkah Pandai Besi, Asmadi Prayetno, menyebut legalitas dan sertifikasi selama ini menjadi kendala bagi pengrajin kecil.

“Kami bersyukur PTPN IV PalmCo turun tangan merangkul kami. Sebelumnya kami hanya pengrajin perorangan yang belum memahami perizinan maupun SNI. Dengan dibentuk dalam wadah koperasi dan difasilitasi pengurusan legalitasnya, produk kami kini memiliki payung hukum dan standar yang jelas untuk masuk ke perusahaan,” katanya.

Baca Juga:  Prabowo Minta Publik Tak Panik Hadapi Pelemahan Rupiah

Hal senada disampaikan Kepala Koperasi Simpati Maju Bersama, Edy Syafrizal. Ia menilai pendampingan tersebut meningkatkan daya saing pengrajin.

“Dengan adanya legalitas kelembagaan dan pembinaan standar kualitas, semangat pengrajin meningkat. Kini kami memiliki bekal untuk memproduksi alat panen sesuai standar sehingga mampu bersaing di pasar industri perkebunan yang lebih luas,” ujarnya.

Jajaki Pengembangan di Jambi

Setelah berjalan di Riau dan Sumut, PTPN IV PalmCo memastikan program pemberdayaan ini akan terus diperluas ke provinsi lain. Perusahaan tengah melakukan penjajakan awal dengan kelompok UMKM pandai besi di Desa Koto Padang, Kota Sungai Penuh, Jambi, yang bernaung di bawah Koperasi DLN.

“Ekspansi berkelanjutan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian pengrajin lokal sekaligus memperkuat ekosistem penyediaan alat pertanian perkebunan nasional,” harap Jatmiko.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB