Prabowo Minta Publik Tak Panik Hadapi Pelemahan Rupiah

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (Foto:Dok. YouTube Setpres)

Presiden Prabowo Subianto (Foto:Dok. YouTube Setpres)

Mercinews.com – Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak berlebihan menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Menurut dia, kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat menghadapi tekanan global.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu.

“Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita,” kata Prabowo di hadapan para pejabat negara dan direksi BUMN.

Rupiah pada perdagangan Jumat (15/5) tercatat berada di kisaran Rp17.600 per dolar AS. Meski demikian, Presiden menilai masyarakat, khususnya di daerah, tidak perlu terlalu khawatir terhadap gejolak kurs.

Dalam pidatonya, Prabowo beberapa kali melontarkan candaan terkait penguatan dolar AS. Ia menyebut masyarakat desa tidak terlalu terdampak fluktuasi mata uang asing karena aktivitas ekonomi mereka lebih banyak menggunakan rupiah.

Baca Juga:  Bahlil: Regulasi IUP Diperbarui, Pengelolaan Tambang Diperketat

“Mau dolar berapa ribu pun, kalian di desa tidak pakai dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,” ujar Prabowo, disambut tawa para hadirin.

Presiden juga sempat menyapa sejumlah pejabat yang hadir, di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Heriyadi.

Prabowo juga menyinggung Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie saat membahas pelaku usaha yang dinilai lebih sensitif terhadap pergerakan kurs dolar AS.

Baca Juga:  Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Di tengah tekanan ekonomi global, Prabowo menekankan pentingnya membangun optimisme nasional. Ia meminta masyarakat tidak memiliki mental sebagai bangsa yang lemah.

“Kita harus hilangkan sikap bahwa kita bangsa yang lemah, bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, tantangan ekonomi harus dihadapi dengan keyakinan terhadap kemampuan nasional, termasuk kekuatan rakyat dan potensi ekonomi domestik Indonesia.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru