Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD Minta Prabowo Subianto Tuntaskan Kasus Vina Cirebon, Sebut Hukum Indonesia Dimain-mainkan/ Foto Tribunnews

Mahfud MD Minta Prabowo Subianto Tuntaskan Kasus Vina Cirebon, Sebut Hukum Indonesia Dimain-mainkan/ Foto Tribunnews

Jakarta, Mercinews.com – Mantan Menteri Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta Prabowo Subianto turun tangan menyelesaikan kasus Vina Cirebon.

Menurut Mahfud MD kehadiran Prabowo Subianto dirasa sangat penting dalam penanganan kasus Vina Cirebon.

Apalagi disampaikan Mahfud MD, kasus Vina Cirebon sudah membuat hukum di Indonesia menjadi carut marut sehingga sosok Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih perlu turun tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kehadiran Prabowo Subianto besar harapan kasus Vina Cirebon ini kata Mahfud MD bisa diselesaikan secepatnya.

Baca Juga:  Pilgub Aceh 2024: Bustami-Fadhil Nomor Urut 1, Mualem-Fadhlullah Nomor Urut 2

“Saya kira kalau Pak Prabowo menyelesaikan masalah-masalah gini,” ucap Mahfud MD dikutip dari YouTube pribadinya, Rabu 12 Juni 2024.

Mahfud MD menangkap beberapa kejanggalan dalam penanganan kasus Vina Cirebon terutama dalam proses hukum.

Sebagai seorang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai ada beberapa permainan hukum yang terjadi dalam kasus Vina Cirebon.

“Kalau saya katakan hukum kita selalu dimain-mainkan ya salah karena hukum. Kasus hukum di Indonesia itu ada puluhan ribu ya kan, ini ada kasus 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 10 dan sebagainya itu artinya ini bagian dari penyimpangan,” kata Mahfud MD.

Baca Juga:  Bacaleg dari 23 partai politik di Banda Aceh capai 633 balon

Awalnya Mahfud MD tak menaruh perhatian serius dalam penanganan kasus Vina Cirebon.

Namun karena beberapa hari belakangan kasus Vina Cirebon menyita perhatian besar publik, Mahfud MD pun harus ikut bersuara.

Terlebih Mahfud MD menyatakan kejanggalan kasus Vina Cirebon karena adanya ketidakprofesionalan di dalamnya.

“Jadi saya berpikir ini bukan sekedar unprofesional tetapi menurut saya memang ada permainan profesional,” lanjut Mahfud MD.

Baca Juga:  Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto

Lebih lanjut dalam kasus Vina Cirebon, Mahfud MD juga menduga ada sejumlah pejabat bermain yang kepentingan politik dan kepentingan.

“Sekarang melibatkan pejabat-pejabat yang tidak tinggi-tinggi amat yang punya kepentingan politik, kepentingan bisnis. Ini tingkat polisinya yang ndak bener, kejahatan,” tegas Mahfud MD.

Itulah informasi mengenai Mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut Prabowo Subianto perlu turun tangan dalam mengungkap kasus Vina Cirebon.

(m/c)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB