MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar Irjen Pol (Purn.) Dr. Drs. Anton Charliyan, M.P.K.N. (ketiga dari kanan), didampingi pengurus, menyerahkan Piagam Penghargaan Kehormatan Adiluhung Ki Sunda Utama kepada Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. (ketiga dari kiri), di Kejagung Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Foto: Dok. MASDA Jabar)

Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar Irjen Pol (Purn.) Dr. Drs. Anton Charliyan, M.P.K.N. (ketiga dari kanan), didampingi pengurus, menyerahkan Piagam Penghargaan Kehormatan Adiluhung Ki Sunda Utama kepada Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. (ketiga dari kiri), di Kejagung Jakarta, Rabu (26/8/2026). (Foto: Dok. MASDA Jabar)

Jakarta, Mercinews.com – Majelis Adat Sunda (MASDA) Jawa Barat (Jabar) mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) memperkuat edukasi hukum kepada masyarakat melalui pendekatan budaya dan kearifan lokal, khususnya nilai-nilai budaya Sunda.

Gagasan tersebut disampaikan jajaran pengurus MASDA Jabar saat bertemu Wakil Kepala Kejaksaan Agung (Wakajagung), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH., M.Hum., di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).

Ketua MASDA Jabar Anton Charliyan mengatakan, pendekatan budaya dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran hukum masyarakat tanpa mengedepankan pendekatan represif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Anton Charliyan, sosialisasi hukum yang dikemas dengan nilai budaya dan kearifan lokal akan membuat pesan hukum lebih mudah dipahami masyarakat. Pendekatan tersebut juga diharapkan mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial.

“Pendekatan budaya dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran hukum masyarakat. Hukum tidak hanya berbicara tentang penindakan, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami dan menaati hukum,” kata pria kelahiran Tasikmalaya yang akrab disapa Abah Anton.

Baca Juga:  Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Dalam pertemuan tersebut, jajaran MASDA Jabar juga membahas peluang kerja sama dengan Kejagung dalam kegiatan yang bersifat preventif dan preemtif, antara lain edukasi hukum dan sosialisasi kesadaran hukum kepada masyarakat.

Abah Anton berharap kerja sama tersebut dapat dikembangkan secara konkret, khususnya di Jawa Barat, dengan melibatkan unsur masyarakat dan kearifan lokal dalam penyampaian pesan-pesan hukum.

Alumnus Akpol 1984 itu menilai upaya pencegahan melalui edukasi penting dilakukan karena penegakan hukum tidak hanya berlangsung setelah terjadi pelanggaran. Kesadaran masyarakat untuk memahami hak, kewajiban, dan konsekuensi hukum juga perlu dibangun sejak awal.

Baca Juga:  HBI ke-76, Menteri Imipas Soroti Capaian PNBP dan Golden Visa

Selain membahas edukasi hukum, MASDA Jabar menyampaikan apresiasi terhadap putra daerah asal Jawa Barat yang mendapat kepercayaan menduduki posisi strategis di tingkat pemerintahan pusat.

“Kami bangga ada salah satu putra terbaik Sunda yang menjadi pejabat tinggi di pemerintah pusat. Mudah-mudahan ke depan lahir lagi putra-putra terbaik lainnya dari Tatar Pasundan yang mendapat amanah di pemerintahan pusat,” ucap Abah Anton.

Penghargaan Kehormatan Adilluhung Ki Sunda Utama

Dalam kesempatan itu, MASDA Jabar memberikan Piagam Kehormatan Adilluhung Ki Sunda Utama di bidang hukum, sosial kemasyarakatan, dan budaya kepada Wakajagung Asep Nana Mulyana.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kiprahnya dalam bidang yang dinilai berkaitan dengan kepentingan masyarakat serta kebudayaan Sunda.

Anton berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

Baca Juga:  Menhub: Cuti Bersama Lebaran Mulai 19 April 2023 Sudah Diputuskan

“Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal penguatan komunikasi antara MASDA Jabar dan Kejaksaan Agung, terutama dalam mengembangkan edukasi hukum yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif, humanis, dan berbasis kearifan lokal,” harapnya.

Wakajagung Asep Nana Mulyana menyambut positif gagasan pemanfaatan pendekatan budaya dalam kegiatan preventif dan preemtif, termasuk melalui program sosialisasi hukum kepada masyarakat yang disampaikan MASDA Jabar.

Pria kelahiran Tasikmalaya yang juga menjabar Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) itu menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi komitmen MASDA Jabar dalam merawat, melestarikan, dan menghidupkan nilai-nilai budaya, khususnya budaya Sunda.

Dalam pertemuan tersebut, Abah Anton didamping Ketua I MASDA Jabar Ully Sigar Rusady, Dewan Kehormatan H. Mulyadi, serta bagian hukum dan mediasi Anita Fitria, S.H., M.H.(red)

Berita Terkait

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Foto: Dok. Pribadi

Opini

Harapan Umat kepada Muktamar Ke-35 NU

Selasa, 25 Agu 2026 - 21:43 WIB