JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma mengerahkan pesawat C-130 Hercules Skadron Udara 31 untuk mengangkut pompa air dan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke wilayah Kalimantan, Selasa (25/8/2026).
Pengiriman tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AU terhadap upaya pemerintah dalam menangani karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan. Peralatan yang dikirim berupa pompa air dan selang yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pemadaman di lapangan.
Pesawat C-130 Hercules diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan membawa peralatan yang akan digunakan oleh unsur terkait dalam penanganan karhutla di wilayah terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanud Halim Perdanakusuma dalam kegiatan tersebut berperan sebagai Pos Komando Taktis (Poskotis) yang mendukung proses penerimaan, penyiapan, dan pengiriman bantuan melalui jalur udara.
Dukungan angkutan udara diperlukan untuk mempercepat mobilisasi peralatan dari Jakarta menuju wilayah yang membutuhkan. Pengiriman menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules juga memungkinkan peralatan dalam jumlah dan jenis tertentu dibawa secara langsung ke wilayah tujuan.
Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman mengatakan, Lanud Halim Perdanakusuma mendukung pengiriman peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan karhutla melalui kesiapan personel, fasilitas dan operasi penerbangan.
“Lanud Halim Perdanakusuma siap mendukung setiap upaya penanggulangan karhutla melalui kesiapan personel, fasilitas, dan dukungan operasi penerbangan. Bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh unsur di lapangan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran,” ujar Ali.
Menurutnya, pengiriman pompa air dan selang melalui pesawat C-130 Hercules tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI AU terhadap penanganan bencana dan karhutla di wilayah Kalimantan.
“Lanud Halim Perdanakusuma selanjutnya mendukung kebutuhan operasi penerbangan sesuai dengan penugasan dalam rangka membantu mobilisasi personel maupun peralatan yang diperlukan untuk penanganan bencana,” pungkasnya.(red)






