Jakarta, Mercinews.com – TNI AU melalui Lanud Halim Perdanakusuma terus mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Memasuki hari ketujuh pascagempa, Jumat (21/8/2026), Lanud Halim Perdanakusuma kembali bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam proses penerimaan, penyiapan, dan pengiriman bantuan menuju wilayah terdampak.
Bantuan yang disalurkan berasal dari pemerintah, instansi, dan masyarakat. Bantuan tersebut dikumpulkan dan dipersiapkan untuk dikirim menggunakan pesawat angkut TNI AU dari Jakarta menuju NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada hari ketujuh pascagempa, bantuan kemanusiaan kembali diterbangkan menuju dua tujuan, yakni Bandara Komodo di Labuan Bajo dan Bandara Frans Seda di Maumere.
Dari kedua bandara tersebut, bantuan selanjutnya akan didistribusikan ke wilayah terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.
Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman mengatakan, kerja sama antara Lanud Halim Perdanakusuma dan BNPB dilakukan untuk memastikan bantuan dari pemerintah maupun masyarakat dapat segera diterima warga yang membutuhkan.
“Kolaborasi antara Lanud Halim Perdanakusuma dan BNPB ini merupakan wujud nyata sinergi antar-lembaga dalam memastikan bantuan pemerintah dan masyarakat dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ali.
Ali mengatakan, dukungan melalui operasi angkutan udara akan terus dilakukan dalam penanganan dan pemulihan pascabencana di NTT.
Pengiriman bantuan melalui jalur udara dilakukan dengan mengerahkan pesawat angkut TNI AU untuk membawa berbagai kebutuhan masyarakat dari Jakarta menuju wilayah NTT.
Lanud Halim Perdanakusuma menjadi salah satu titik pendukung dalam proses pengiriman bantuan kemanusiaan melalui jalur udara ke wilayah terdampak gempa.
Distribusi bantuan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.(red)






