Terobos Lampu Merah Menteri Garis Keras Israel Celaka dan dilarikan Ke RS

Minggu, 28 April 2024 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tel Aviv, Mercinews.com – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengalami kecelakaan mobil dan dilarikan ke rumah sakit. Ben-Gvir celaka gara-gara menerobos lampu merah.

Dilansir Reuters dan Al Arabiya, Sabtu (27/4/2024), kecelakaan itu terjadi pada hari Jumat (26/4) waktu setempat. Kepolisian mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki peristiwa tersebut.

Video yang ditayangkan di media Israel menunjukkan mobil dinas yang ditumpangi menteri garis keras tersebut terbalik. Komisaris polisi, Kobi Shabtai, mengatakan ada dua orang lain yang terluka dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ben-Gvir disebut sedang dalam perjalanan usai meninggalkan lokasi penikaman di kota Ramle dekat Tel Aviv. Polisi mengatakan penikaman telah terjadi tidak lama sebelum kecelakaan mobil tersebut.

Kepala polisi distrik pusat, Avi Biton, mengatakan seorang pria berusia 21 tahun yang dilaporkan mengalami gangguan mental telah menikam seorang wanita berusia 19 tahun. Dia mengatakan tersangka berusaha melarikan diri dari tempat kejadian ketika seorang warga sipil menembak dan ‘menetralisir’ dia, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Baca Juga:  Hizbullah tembakkan 200 roket dan 20 drone ke Israel

Layanan ambulans Israel mengatakan wanita itu sadar tetapi dalam kondisi serius dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan

Diduga Celaka gegara Terobos Lampu Merah

Ben-Gvir diduga mengalami kecelakaan karena mobil dinas yang ditumpanginya menerobos lampu merah. The Times of Israel melaporkan saksi mata mengatakan mobil Ben-Gvir menerobos lampu merah.

Reporter Channel 12 mengutip seorang saksi mengatakan kendaraan Ben Gvir menerobos lampu merah. Selain itu, ada banyak laporan dalam beberapa bulan terakhir bahwa kendaraan dinasnya telah melakukan sejumlah pelanggaran lalu lintas.

Pada Agustus tahun lalu, Ben-Gvir juga mengalami kecelakaan ketika kendaraannya melewati lampu merah saat dalam perjalanan menuju wawancara. Media Ibrani melaporkan bahwa dia secara rutin menginstruksikan pengemudinya untuk melanggar peraturan lalu lintas.

Baca Juga:  Militer Hamas siap lindungi warga Palestina dalam operasi Israel di Rafah

Ben-Gvir merupakan menteri kontroversial di kabinet Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia baru-baru ini menyerukan tanggapan militer skala penuh oleh Israel terhadap Iran setelah serangan rudal dan pesawat tak berawak Teheran terhadap Israel. Serangan Iran itu merupakan balasan atas serangan Israel yang menewaskan tokoh senior militer Iran di konsulat Iran di Suriah.

Ben-Gvir juga pernah mengusulkan agar Israel membangun permukiman Yahudi di Gaza. Padahal, Netanyahu telah menolak rencana tersebut. Ide itu disampaikan Ben-Gvir saat ikut aksi massa di Yerusalem pada Minggu (28/1).

“Jika kita tidak menginginkan 7 Oktober lainnya, kita perlu… mengendalikan wilayah tersebut,” ujar Ben-Gvir dalam pernyataannya dalam aksi massa tersebut sambil menyinggung serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Politisi penghasut itu juga mengatakan bahwa Israel harus ‘mendorong emigrasi sukarela’ warga Palestina dari Jalur Gaza. Pernyataan ini menggemakan pernyataan masa lalu yang menuai kecaman keras dari Amerika Serikat (AS), sekutu dekat Israel, dan komunitas internasional yang lebih luas.

Baca Juga:  Mahmoud Abbas: Palestina Tidak Akan Menyerah di Tengah Penderitaan

Beberapa orang yang mengikuti aksi massa itu membawa senjata api, sedangkan para pedagang di luar area pusat konvensi yang menjadi lokasi aksi itu menjual kaos bertuliskan ‘Gaza adalah bagian dari tanah Israel’.

Ide kontroversial itu bukan pertama kali disampaikan Ben Gvir. Pada Senin (1/1) waktu setempat, dia juga pernah menyerukan agar Israel mempromosikan ‘solusi untuk mendorong emigrasi penduduk Gaza’.

Ben-Gvir berargumen bahwa kepergian warga Palestina dan pembangunan kembali permukiman Israel merupakan “solusi yang benar, adil, bermoral dan manusiawi’.

“Ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan proyek yang mendorong warga Gaza untuk beremigrasi ke negara-negara di seluruh dunia,” cetus Ben-Gvir saat berbicara dalam rapat partai ultranasionalis Otszma Yehudit yang dipimpinnya. []

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB