Akibat Tewasnya Taruna, STIP Jakarta Tahun Ini Tak Terima Mahasiswa Baru

Jumat, 10 Mei 2024 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta pada 2024 ini tidak menerima mahasiswa baru buntut taruna Putu Satria Ananta Rustika atau Rio (19) tewas diduga dianiaya senior. Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai istilah senior-junior.

“Jangka pendek ini, kami akan melakukan moratorium, di satu angkatan itu kita nggak akan terima. Apa tujuannya? Agar memutus tradisi jelek, sehingga tidak ada lagi istilah senior dan junior,” kata Budi Karya di rumah duka taruna STIP tewas diduga dianiaya di Klungkung, Bali, Kamis (9/5/2024).

Baca Juga:  Jenguk David di RS, Sri Mulyani Remuk Hati Saya Lihat Kondisinya

Selain itu, kata Budi, asrama STIP Jakarta tidak lagi ditempati oleh taruna tingkat dua. Orang tua mahasiswa juga akan dilibatkan dalam bentuk komite.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan yang akan datang kami hanya akan memberikan tempat atau asrama hanya untuk tingkat satu. Tingkat dua kita minta untuk tinggal di sekitar kampus,” kata Budi.

Baca Juga:  Jakarta Banjir Pagi Ini, Pejaten Timur Capai 2,6 Meter

“Dan kami memberikan kesempatan orang tua turut mengasuh sebagai suatu komite sehingga proses-proses evaluasi dan proses koreksi bisa terjadi dengan serta-merta,” imbuhnya.

Budi Karya sebelumnya mengunjungi rumah duka Putu Satria Ananta Rustika atau Rio (19) di Klungkung, Bali. Budi menyebut kematian Rio jadi bukti harus ada perubahan, khususnya di STIP Jakarta.

Baca Juga:  DPP CMMI Dukung Rencana Prabowo Bangun Gedung MUI dan Ormas Islam

“Saya hari ini sudah bertemu dengan kedua orang tua, para keluarga, dan juga Pak Pj Bupati, dengan ini menyatakan penyesalan sedalam-dalamnya dan minta maaf atas kejadian yang terjadi pada 3 Mei sehingga Ananda Putu berpulang,” kata Budi.

“Ini menjadi satu hal yang sangat mendalam bagi kami dan ini menjadi satu bukti bahwa kami harus melakukan suatu perubahan,” sambungnya. (*)

Berita Terkait

Kejagung Pastikan Pertemuan Kajati dan Kapolda untuk Perkuat Hubungan Kelembagaan
Perwakum Dukung Polresta Denpasar Usut Dugaan Oknum Wartawan Minta Uang
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Darsuli: Kasus Eks Jampidsus Ujian Integritas Penegak Hukum
Soroti Dinamika Polri dan Kejagung, Ini Saran Alexius Tantrajaya ke Presiden
GMPK Apresiasi Kortastipidkor Polri, Minta Dugaan Korupsi Batu Bara Diusut Tuntas
KOSMAK Minta KPK Ambil Alih Penanganan Dugaan Suap Perkara Sugar Group
Audiensi dengan Wamenko Kumham Imipas, BERSAMA Usulkan Relawan Anti Narkoba di Desa

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Kejagung Pastikan Pertemuan Kajati dan Kapolda untuk Perkuat Hubungan Kelembagaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:49 WIB

Perwakum Dukung Polresta Denpasar Usut Dugaan Oknum Wartawan Minta Uang

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim

Senin, 13 Juli 2026 - 10:12 WIB

Darsuli: Kasus Eks Jampidsus Ujian Integritas Penegak Hukum

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:14 WIB

Soroti Dinamika Polri dan Kejagung, Ini Saran Alexius Tantrajaya ke Presiden

Berita Terbaru