Jakarta Banjir Pagi Ini, Pejaten Timur Capai 2,6 Meter

Sabtu, 25 Mei 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi banjir di wiayah Pejaten Timur pada Sabtu (25/5/2024). Foto: Dok. Istimewa

Foto: Kondisi banjir di wiayah Pejaten Timur pada Sabtu (25/5/2024). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta, Mercinews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 38 RT kebanjiran pagi hari ini. Rendaman air dilaporkan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur hingga Jakarta Utara.

“BPBD mencatat genangan yang terjadi mengalami kenaikan dari 31 RT menjadi 38 RT atau 0.124% dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/5/2024).

Data tersebut berdasarkan laporan Pusdatin BPBD DKI Jakarta per hari ini pukul 09.00 WIB. Ketinggian air berkisar antara 15-260 cm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

38 RT yang kebanjiran terdiri dari 10 RT di Jakarta Selatan, 27 RT di Jakarta Timur dan 1 RT di Jakarta Utara. Berikut rincian lengkapnya:

Baca Juga:  40 roket, beberapa drone ditembakkan dari Lebanon ke Israel utara

Jakarta Selatan
1. Kelurahan Rawajati
Jumlah: 6 RT
Ketinggian: 80 s.d 90 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

2. Kelurahan Pejaten Timur
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 190 s.d 260 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur
3. Kelurahan Bidara Cina
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 80 s.d 120 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

4. Kelurahan Kampung Melayu
Jumlah: 18 RT
Ketinggian: 30 s.d 150 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

5. Kelurahan Balekambang
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

6. Kelurahan Cawang
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Utara

Baca Juga:  PBNU akan panggil lima nahdiyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog

7. Kelurahan Pluit
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 15 cm
Penyebab: Rob

Sementara itu, BPBD melalporkan banjir di Kelurahan Penjaringan dan Kelurahan Pluit dilaporkan surut.

BPBD mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

BPBD mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Berdasarkan siaran pers BMKG, terdapat peringatan dini banjir pesisir (rob) pada tanggal 21-29 Mei 2024 akibat adanya fenomena fase bulan baru pada tanggal 21 Mei 2024 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Baca Juga:  Jejak Hakim Wahyu Iman Santoso yang Vonis Mati Ferdy Sambo dan tiga lainnya

Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/05) menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa menjadi siaga 3 (Waspada) pada Jumat (24/05) pukul 19.16 WIB, Pos Pantau Depok menjadi siaga 3 (Waspada) pada Jumat (24/05) pukul 23.00 WIB, Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 (Siaga) pada Sabtu (25/05) pukul 00.00 WIB, Pintu Air Manggarai menjadi siaga 3 (Waspada) pada Sabtu (25/05) pukul 06.00 WIB dan terjadinya genangan di wilayah DKI Jakarta.(*)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB