MERCINEWS.COM – Timnas Spanyol mengukir sejarah baru di sepak bola dunia setelah menjuarai Piala Dunia 2026. Matador menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang digelar di New Jersey, Senin (20/7/2026) WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan trofi dunia kembali ke tangan Spanyol setelah penantian selama 16 tahun.
Final berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim saling menciptakan peluang, tetapi disiplin lini belakang dan penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tetap 0-0 hingga waktu normal berakhir.
Memasuki babak extra time, Spanyol langsung meningkatkan intensitas serangan. Upaya itu membuahkan hasil ketika Ferran Torres mencetak gol penentu kemenangan yang sekaligus mengakhiri perlawanan Argentina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemenangan tersebut tidak hanya menghadirkan gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah sukses pada edisi 2010 di Afrika Selatan, tetapi juga mengukuhkan dominasi tim asuhan Luis de la Fuente dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang turnamen, skuad besutan Luis de la Fuente tampil konsisten. Dari sembilan pertandingan yang dijalani, Spanyol tidak pernah menelan kekalahan. Satu-satunya hasil imbang terjadi pada laga pembuka fase grup saat ditahan tanpa gol oleh Tanjung Verde. Setelah itu, mereka menyapu bersih delapan pertandingan berikutnya hingga mengangkat trofi.
Keberhasilan di Piala Dunia 2026 juga mengantarkan Spanyol memecahkan rekor baru sepak bola internasional putra. Berdasarkan data FIFA, kini membukukan 38 pertandingan beruntun tanpa kekalahan sejak 2024 dengan rincian 29 kemenangan dan sembilan hasil imbang.

Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Italia dengan 37 pertandingan tak terkalahkan pada periode 2018-2021. Argentina, yang menjadi finalis Piala Dunia 2026, berada di urutan berikutnya dengan 36 laga tanpa kekalahan yang dibukukan pada 2019-2022.
Di bawah arahan Luis de la Fuente, Spanyol mempertahankan identitas permainannya melalui dominasi penguasaan bola, umpan-umpan pendek, dan tekanan tinggi. Gaya bermain itu membuat tim Matador mampu mengendalikan jalannya pertandingan sekaligus menjadi salah satu tim paling konsisten di level internasional.
Gelar juara Piala Dunia 2026 sekaligus menegaskan kebangkitan Spanyol sebagai kekuatan utama sepak bola dunia. Selain mengakhiri penantian selama 16 tahun untuk kembali menjadi kampiun, kemenangan atas Argentina menjadi penutup sempurna perjalanan La Roja yang berakhir dengan torehan rekor baru dalam sejarah sepak bola internasional.(red)






