Dunia

Militer Israel dan Netanyahu Tak Mau Komentar Soal Serangan ke Iran

Foto selebaran yang dikeluarkan Kantor Pers Pemerintah Israel menunjukkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu selama pertemuan di Tel Aviv pada 8 Oktober 2023 (Foto: GPO via EPA-EFE/Amos Ben-Gershom)

Tel Aviv, Mercinews.com – Militer Israel dan kantor Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu sama-sama enggan berkomentar soal laporan serangan Israel di wilayah Iran. Kantor Netanyahu bahkan menolak untuk mengonfirmasi apakah Israel mendalangi rentetan ledakan di wilayah Isfahan, Iran.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Jumat (19/4/2024), seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) yang enggan disebut namanya menyebut Israel telah menuturkan kepada Washington bahwa mereka melancarkan serangan “terbatas” ke wilayah Iran, namun tidak menargetkan fasilitas nuklir Teheran.

Baik Netanyahu maupun pemerintah dan militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.

“Kami tidak bisa memberikan komentar untuk saat ini,” jawab militer Israel saat ditanya wartawan soal laporan rentetan ledakan di Iran.

Kantor PM Israel, saat ditanya secara terpisah, menolak untuk mengonfirmasi apakah memang Tel Aviv berada di balik rentetan ledakan di Isfahan.

Baca Juga:  Serangan Israel Targetkan RS Indonesia di Gaza, Satu Staf Meninggal Dunia

Namun diketahui Israel bersumpah membalas serangan drone dan rudal Teheran pada 13-14 April lalu. Serangan itu, menurut otoritas Iran, merupakan respons atas serangan terhadap konsulatnya di Suriah pada 1 April yang menewaskan belasan orang, termasuk tujuh personel Garda Revolusi Iran.

Meskipun Israel menolak berkomentar, AS sebagai sekutu dekat mengungkapkan pihaknya telah mendapatkan peringatan terlebih dahulu soal rencana pembalasan Tel Aviv terhadap Iran.

Dua pejabat AS yang tidak disebut namanya, seperti dikutip Bloomberg, menuturkan Israel telah memberikan peringatan kepada AS pada Kamis (18/4) waktu setempat bahwa mereka berencana melancarkan serangan dalam 1-2 hari ke depan.

Namun Washington juga menegaskan bahwa pihaknya “tidak mendukung” serangan pembalasan semacam itu.

“Kami tidak mendukung respons seperti itu,” ucap seorang pejabat senior AS, yang enggan disebut namanya, saat berbicara kepada CNN.

Baca Juga:  Kereta api zat berbahaya tergelincir dan terbakar di Maine AS

Laporan NBC News, yang mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut, menegaskan bahwa AS tidak terlibat dalam serangan Israel di Iran.

Sementara itu, laporan terbaru media pemerintah Iran menegaskan “tidak ada kerusakan besar” usai rentetan ledakan terdengar di dekat pusat kota Isfahan, yang menjadi lokasi fasilitas nuklir negara tersebut. Ditegaskan juga oleh media lokal Iran bahwa fasilitas nuklir di Isfahan “sepenuhnya aman”.

Pemerintah Iran sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan serangan Israel di wilayahnya. Teheran juga belum mengakui secara resmi soal adanya serangan Israel di wilayahnya.

Namun laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, menyebut sistem pertahanan udara diaktifkan di beberapa wilayah sebagai pencegahan terhadap ancaman udara. Juru bicara Pusat Siber Nasional Iran, Hossein Dalirian, dalam pernyataan via media sosial X menyebut tiga drone “berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara negara ini, tidak ada laporan mengenai serangan rudal untuk saat ini”[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top