Iran dan Israel Memanas, Rusia Minta Warganya Tak Bepergian ke Timur Tengah

Sabtu, 13 April 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mercinews.com – Rusia menyarankan warganya untuk tidak bepergian ke wilayah Timur Tengah. Hal ini sehubungan dengan situasi genting setelah serangan udara menewaskan seorang jenderal penting Iran dan enam perwira militer Iran lainnya di Damaskus. Iran akan membalas serangan Israel tersebut.

Kementerian luar negeri Rusia pada Kamis (11/4/2024) mengatakan kepada warganya bahwa mereka harus menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan ke Timur Tengah, terutama ke Israel, Lebanon, dan wilayah Palestina.

Moskow juga meminta Iran dan Israel untuk menahan diri di tengah meningkatnya ketegangan.

“Sangat penting bagi semua orang untuk menahan diri agar tidak mengganggu stabilitas kawasan, yang sudah tidak memiliki stabilitas atau prediktabilitas,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, melansir Times of Israel, Jumat (12/4/2024).

Sementara maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, satu dari hanya dua maskapai penerbangan Barat yang ke Teheran, memperpanjang penangguhan penerbangannya ke ibu kota Iran tersebut.

Lufthansa dan anak perusahaannya Austrian Airlines adalah satu-satunya maskapai penerbangan Barat yang terbang ke Teheran, yang sebagian besar dilayani maskapai penerbangan Turki dan Timur Tengah. Austrian Airlines, terbang dari Wina ke Teheran enam kali seminggu.

Baca Juga:  Brigade Al-Qassam Berduka atas syahidnya pemimpin Mujahid Yahya Sinwar

Wilayah udara Iran juga merupakan rute penerbangan utama untuk penerbangan Emirates dan Qatar Airways ke Amerika Utara.

Pada Kamis, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock berbicara melalui telepon dengan rekannya dari Iran tentang “situasi tegang di Timur Tengah,” kata kementerian luar negeri Jerman.

“Menghindari eskalasi regional lebih lanjut harus menjadi kepentingan semua orang. Kami mendesak semua aktor di kawasan ini untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menahan diri semaksimal mungkin,” tulis kementerian di X, sebelumnya Twitter.

Baca Juga:  Brazil Pecat duta besarnya untuk Israel Frederico Mayer

Iran telah bersumpah akan membalas dendam atas serangan udara tanggal 1 April di Damaskus yang menewaskan seorang jenderal penting Iran dan enam perwira militer Iran lainnya.

Hal ini semakin meningkatkan ketegangan di wilayah yang sudah dilanda perang Gaza. Pengeboman itu terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di perbatasan utara Israel akibat serangan yang hampir setiap hari dilakukan Hizbullah sejak 8 Oktober.[]

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru