Inilah Penjual Benda Bersejarah Peninggalan Majapahit di New York

Minggu, 28 April 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York, Mercinews.com – Tiga artefak peninggalan Majapahit dicuri dari Indonesia dan dijual di New York, Amerika Serikat. Inilah sosok yang diduga menjadi pelaku penjualan benda bersejarah dari kerajaan paling perkasa dalam sejarah Asia Tenggara itu.

Dilansir situs web Kejaksaan Wilayah Manhattan, diakses detikcom pada Minggu (28/4/2024), nama penjual tiga artefak Majapahit itu adalah Subash Kapoor, seorang pria warga India dan Amerika Serikat (AS).

“Relief batu diselamatkan dari unit penyimpanan yang dimiliki Kapoor,” tulis Kejaksaan Manhattan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Relief yang dia maksud adalah relief peninggalan Majapahit. Benda ini langka karena jarang sekali ada benda bermaterial batu yang merupakan peninggalan Majapahit. Biasanya, peninggalan Majapahit berupa terakota (tembikar).

Baca Juga:  Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Ingin Tegakkan Hukum Internasional

Selama satu dekade lebih, Unit Perdagangan Benda Antik dari Kejaksaan Wilayah Manhattan serta Investigasi Keamanan Dalam Negeri telah menginvestigasi Kapoor dan komplotannya. Mereka diduga melakukan penjarahan, pemindahan, dan penjualan artefak dari banyak negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Nepal.

Kapoor diduga menyelundupkan benda-benda bersejarah ke Manhattan dan dijual lewat galeri yang dimiliki Kapoor di Madison Avenue, bernama ‘Art of the Past’.

Baca Juga:  Ribuan Massa Serukan Netanyahu sebagai Penjahat Perang di Markas PBB

Sejak 2011 sampai 2023, Kejaksaan Wilayah Manhattan dan Investigasi Dalam Negeri telah mengembalikan 2.500 item yang diduga hasil tindakan kriminal Kappor dan jejaringnya. Total nilainya mencapai lebih dari USD 143 juta.

Kejaksaan menangkap Kapoor sudah sejak 2012 silam. November 2019, Kapoor dan tujuh terdakwa lainnya didakwa melakukan konspirasi memperdagangkan barang antik curian. Ekstradisi Kapoor dari India sedang menunggu keputusan. Lima orang terdakwa lain sudah divonis bersalah, termasuk dua terdakwa lainnya yang didakwa, serta tiga pelaku perdagangan lain yang didakwa terpisah.

Dilansir AFP, investigasi yang menyeret Kapoor ini dinamai aparat setempat dengan nama “Hidden Idol”. Kapoor ditangkap 2011 di Jerman, dikirim ke India dan diadili serta dijatuhi 13 tahun penjara pada November 2022. Kapoor menolak dakwaan tersebut.

Baca Juga:  Dewan Eropa akan memberikan uang untuk Ukraina memperkuat demokrasi

“Kami terus menyelidiki jaringan penyelundupan luas yang… menargetkan barang antik Asia Tenggara,” kata Jaksa Wilayah Manhattan, Alvin Bragg, dalam pernyataannya, diberitakan AFP.

“Jelas masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” imbuhnya.

Selain Kapoor, Jaksa juga menyebut Nancy Wiener, warga AS, melakukan perdagangan barang antik tersebut. Wiener menjual 27 item barang antik dari Kamboja. []

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB