Dunia

Jumlah korban Meninggal gempa Turki-Suriah lebih dari 20.000 jiwa

Foto:twitter@hilmi28 dok.istimewa

Jakarta, – Jumlah korban Meninggal gempa bumi yang berpusat di Turki kini sudah melampaui 20.000 jiwa.

Laporan laman harian Hurriyet dan media-media asing, termasuk Nikkei, pada Jumat menyebutkan sekitar 17.600 orang tewas di Turki dan sekitar 3.300 jiwa di Suriah.

Dengan demikian, total sudah hampir 21.000 jiwa manusia hilang. Angka ini melebihi jumlah korban gempa dan tsunami di Fukushima, Jepang, pada 2011 yang merenggut 18.400 jiwa.

Gempa bermagnitudo 7,8 pada Senin (6/2/2023) tersebut – akibat pergerakan sesar Anatolia Timur di tenggara dan selatan Turki– juga sudah melampaui jumlah korban gempa 1999, juga di Turki, yang menelan 18.000 korban jiwa.

Tidak seperti gempa saat ini yang berpusat di distrik Pazarck di Provinsi Kahramanmara, gempa yang terjadi pada 1999 dipicu oleh pergerakan patahan Anatolia Utara.

Baca Juga:  BPBD Papua sebut enam lokasi titik pengungsian pascagempa 5,4 SR

Sampai Kamis (9/2/2023) sekitar pukul 21.00 WIB, badan penanggulangan bencana dan kedaruratan Turki masih menyebut angka 16.170 korban jiwa di Turki.

Namun, media massa asing dan lokal Turki sudah memperbarui angka itu menjadi sekitar 17.000-an.

Menurut laporan laman surat kabar Hurriyet, tim SAR berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan warga yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan akibat guncangan gempa.

Kerabat orang-orang yang terjebak di balik reruntuhan itu berada di sekitar reruntuhan untuk memastikan keluarga mereka selamat atau mendapatkan pertolongan. (*)

 

Ikuti : Google News

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top