Menhan Rusia dan Prancis Bahas Ukraina Lewat Telepon

Sabtu, 6 April 2024 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOSKOW, Mercinews.com – Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pembicaraan antara Menteri Pertahanan Rusia dan Prancis menunjukan kesiapan untuk berdialog mengenai Ukraina. Rusia mengatakan pihak Prancis yang mengajukan sambungan telepon.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Prancis mengatakan pembicaraan ini menjadi percakapan pertama bagi dua menteri itu sejak Oktober 2022. Delapan bulan setelah Kremlin memerintahkan invasi skala penuh ke Ukraina.

Kesiapan dialog mengenai Ukraina sudah tercatat,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya mengenai sambungan telepon antara Sergei Shoigu dengan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Sebastien Lecornu, Rabu (3/4/2024).

Kementerian mengatakan, titik awal diskusi ini bisa jadi pembicaraan kedua belah pihak pada tahun 2022 di Turki yang berakhir tanpa hasil. Dalam pernyataannya Rusia juga mengatakan pertemuan negara-negara di Swiss yang bertujuan meraih perdamaian di Ukraina tidak berguna, bila Rusia bukan salah satu pesertanya.

Kiev yang mengusulkan pertemuan dunia itu tapi mengatakan Rusia tidak bisa diundang. Dalam pernyataannya kementerian mengatakan Shoigu mencatat implementasi praktis, dari saran Presiden Prancis Emmanuel Macron bulan lalu untuk mengirim pasukan ke Ukraina yang akan menciptakan masalah bagi Prancis.

Baca Juga:  Ben Gvir dan pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem

Pemerintah Prancis sudah mengklarifikasinya dengan mengatakan saran itu mengusulkan pengiriman pasukan untuk melatih dan operasi lain yang jauh dari garis depan pertempuran. Kementerian mengatakan, Shoigu berulang kali klaim Moskow yang menyatakan Ukraina dalang dari penembakan massal di gedung konser dekat Moskow bulan lalu.

Baca Juga:  Meski Sudah Divonis Bersalah, Trump Bisa Jadi Presiden AS

ISIS sudah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, Ukraina membantah terlibat dalam serangan itu dan negara-negara Barat membantah keterlibat Kiev dalam serangan tersebut. Dalam pernyataannya, mengenai percakapan Shoigu dan Lecornu, Kantor Menteri Pertahanan Prancis mengatakan menteri Prancis menegaskan kembali Prancis mengutuk “perang agresi” Rusia di Ukraina. Lecornu juga menyatakan solidaritas Prancis kepada para korban serangan di gedung konser yang menewaskan sedikitnya 144 orang. []

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB