Ini Alasannya Kenapa Rusia Ingin Rebut Kota Bakhmut di Ukraina timur

Kamis, 9 Maret 2023 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Selasa (7/3/2023) mengatakan, menguasai Kota Bakhmut di Ukraina timur adalah kunci meluncurkan serangan lebih lanjut di wilayah lebih luas.

“Kota ini merupakan pusat pertahanan penting bagi pasukan Ukraina di Donbass,” kata Shoigu tentang kawasan industri timur negara itu, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca Juga:  Presiden China Xi Jinping Akan Temui Putin di Rusia, bikin Ukraina Cemas

Merebutnya akan memungkinkan operasi ofensif lebih jauh ke dalam garis pertahanan angkatan bersenjata Ukraina,” imbuhnya, dalam pertemuan pejabat militer yang disiarkan televisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perang di Bakhmut sekarang menjadi pertempuran terlama dan paling berdarah selama setahun invasi Rusia di Ukraina. Kedua pihak terus menggandakan perjuangan untuk menguasainya.

Baca Juga:  Erdogan kurang dari 50% suara dalam pemilihan presiden Turki, ada Putaran kedua

Kelompok tentara bayaran Wagner, yang didirikan oleh sekutu Rusia yaitu Yevgeny Prigozhin, menjadi ujung tombak serangan di kota tersebut.

Prigozhin pada Selasa (7/3/2023) tidak mengomentari pernyataan Shoigu, hanya menyebutkan bahwa dia belum bertemu dengan menteri itu di Bakhmut.

Prigozhin dilaporkan mengalami keretakan hubungan dengan kepemimpinan militer Rusia dan menuduh Moskwa menahan suplai militer untuk pasukannya.

Baca Juga:  Tiongkok sangat mendukung agenda perdamaian yang diusulkan Azerbaijan

Dia memperkirakan, antara 12.000-20.000 pasukan Ukraina masih mempertahankan Kota Bakhmut.

“Sangat rumit membunuh 12.000-20.000 tentara Ukraina besok pagi. Keahlian seperti itu hanya ada di Staf Umum atau di Soyuzmultfilm (studio kartun Soviet),” sindirnya.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. (Foto: Dok. Anadolu)

Dunia

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agu 2026 - 23:18 WIB