Tiongkok sangat mendukung agenda perdamaian yang diusulkan Azerbaijan

Rabu, 3 Juli 2024 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Telegram dari pertemuan tersebut

Foto Telegram dari pertemuan tersebut

Astana, Mercinews.com – Tiongkok sangat mendukung agenda perdamaian yang diusulkan pihak Azerbaijan dan menganggap intrik geopolitik yang bertujuan untuk mempertahankan konfrontasi sebagai hal yang kontraproduktif.

Laporan menginformasikan, hal ini dinyatakan dalam “Deklarasi Bersama tentang Pembentukan Kemitraan Strategis antara Republik Azerbaijan dan Republik Rakyat Tiongkok”, yang diadopsi pada Rabu tanggal 3 Juli dalam rangka KTT SCO di Astana.

Sebagaimana tercantum dalam teks dokumen, para pihak akan bersama-sama mendukung sistem internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mematuhi tatanan internasional berdasarkan hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam PBB.

“Azerbaijan dan Tiongkok menentang hegemoni dan politik kekuasaan. Para pihak menganut multilateralisme sejati, mendukung peran konstruktif PBB dalam urusan internasional, dan juga siap untuk terus memperkuat kerja sama dalam kerangka

Baca Juga:  Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

PBB. Para pihak mendukung pemajuan nilai-nilai bersama kemanusiaan – perdamaian, pembangunan, kesetaraan, keadilan, demokrasi dan kebebasan, dan juga berkontribusi pada penciptaan komunitas dengan tujuan bersama bagi kemanusiaan dan jenis hubungan internasional baru, ” bunyi deklarasi itu.

Azerbaijan mendukung Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, dan Inisiatif Peradaban Global yang diusulkan oleh Tiongkok, dan menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam kerja sama berdasarkan inisiatif-inisiatif ini untuk mempercepat implementasi Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan bersama-sama menjaga keamanan internasional dan regional. dan stabilitas.

Baca Juga:  AS sedang Mencoba Menarik Israel dalam konflik Rusia-Ukraina, dokumen rahasia

Para pihak siap untuk menjaga kontak erat dan koordinasi mengenai isu-isu terpenting keamanan nasional, regional dan global, memperkuat kepercayaan, dan tidak mengizinkan kekuatan apa pun menggunakan wilayah negara mereka untuk melakukan tindakan terhadap pihak lain.

(m/ci)

Sumber Berita : Media AZ

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru