Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). (Foto: Dok. Tehran Times)

Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). (Foto: Dok. Tehran Times)

Mercinews.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah akan ditandatangani pada Minggu (14/6/2026). Menurut IRGC, proses perundingan belum mencapai tahap final dan belum ada agenda penandatanganan sebagaimana diklaim Trump.

Dilansir dari CNN, IRGC menyebut pengumuman Trump justru menjadi ujian bagi tim negosiasi Iran yang hingga kini masih melanjutkan pembahasan berbagai poin dalam kesepakatan tersebut.

IRGC menegaskan, para negosiator Iran sebelumnya telah menyampaikan bahwa memorandum perjanjian belum selesai dirumuskan. Karena itu, penandatanganan pada Minggu dinilai tidak mungkin dilakukan.

“Para negosiator Iran secara eksplisit menyatakan bahwa memorandum tersebut belum diselesaikan dan penandatanganan pada hari Minggu pasti tidak akan terjadi,” demikian pernyataan IRGC.

Melalui unggahan di Telegram, IRGC juga mempertanyakan alasan di balik pernyataan Trump yang mengumumkan jadwal penandatanganan kesepakatan tersebut.

Sejumlah pengamat yang dikutip kelompok itu menilai pengumuman tersebut kemungkinan memiliki nilai simbolis karena bertepatan dengan hari ulang tahun Trump pada 14 Juni.

Menurut IRGC, sebagian pengamat beranggapan bahwa Trump ingin menjadikan momen tersebut sebagai bagian dari pencitraan politik pribadi.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa kesepakatan yang disebutnya dapat mengakhiri perang di Timur Tengah telah dijadwalkan untuk ditandatangani.

Baca Juga:  Jika Perang hipotetis Korea Utara dan Korea Selatan akan merugikan dunia $4 triliun

Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump juga mengaitkan kesepakatan tersebut dengan pembukaan kembali Selat Hormuz.

“Kesepakatan itu dijadwalkan akan ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz terbuka untuk semua,” tulis Trump, Sabtu (13/6/2026).

Pernyataan itu segera menarik perhatian dunia internasional mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting bagi perdagangan minyak dan gas global.

Stabilitas di kawasan tersebut dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pasokan energi dunia dan kondisi perekonomian internasional.

Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat kesepakatan resmi dari pihak Iran yang mengonfirmasi jadwal penandatanganan sebagaimana disampaikan Trump.

Baca Juga:  Ketika di iPhone Muncul Bendera Palestina, Apple Dukung Palestina

Bahkan, Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya mengindikasikan bahwa proses negosiasi masih berlangsung dan belum mengarah pada penandatanganan dalam waktu dekat.

Perbedaan pernyataan antara Washington dan Teheran menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah isu yang perlu diselesaikan dalam proses diplomasi yang sedang berjalan.

Kendati demikian, berbagai pihak tetap berharap upaya negosiasi dapat menghasilkan kesepakatan yang mampu meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Kejelasan mengenai kelanjutan perundingan diperkirakan akan menjadi perhatian komunitas internasional dalam beberapa hari ke depan, terutama terkait dampaknya terhadap keamanan regional dan stabilitas pasar energi global.(red)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Konferensi pers Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar terkait pengamanan empat warga negara asing (WNA) dalam patroli keimigrasian pada 28-29 Oktober 2026 di Kantor Imigrasi Denpasar, Senin (2/11/2026). (Foto: istimewa)

Berita

Patroli Keimigrasian, Imigrasi Denpasar Amankan Empat WNA

Senin, 2 Nov 2026 - 19:49 WIB