Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stafsus Menag RI Gugun Gumilar (kanan) bersama Dubes Chile untuk Indonesia, Mario Ignacio Artaza Loyola (kiri). (Foto: istimewa)

Stafsus Menag RI Gugun Gumilar (kanan) bersama Dubes Chile untuk Indonesia, Mario Ignacio Artaza Loyola (kiri). (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) RI Gugun Gumilar bertemu dengan Dubes Chile untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor-Leste Mario Ignacio Artaza Loyola. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan membahas berbagai peluang kerja sama antara Indonesia dan Chile.

Gugun menyampaikan apresiasi atas keramahan Dubes Mario yang menjamu delegasi Indonesia. Obrolan mereka mengalir dari pendidikan, kepemimpinan pemuda, pertukaran budaya, sampai harmoni beragama dan keberlanjutan.

Baca Juga:  Stafsus Menag Dorong Kemudahan Izin Rumah Ibadah untuk Warga, Kerukunan Jadi Prinsip Utama

“Sebagai dua negara Pasifik yang menghubungkan Asia Tenggara dan Amerika Latin, Indonesia dan Chile punya kesempatan unik membangun jembatan pemahaman, kerja sama, dan kewarganegaraan global,” ujar Gugun, Jumat (5/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi tak berhenti di level diplomasi formal. Keduanya sepakat persahabatan antar bangsa lahir dari hubungan antarmasyarakat yang nyata.

Baca Juga:  Trump diselamatkan oleh satu gerakan kepala yang dia lakukannya saat penembakan

Visi bersama yang mengemuka yakni memperkuat kemitraan antara lembaga, komunitas, pemimpin muda, dan organisasi pendidikan.

“Tujuannya jelas untuk mendorong perdamaian, inklusi, dialog antarbudaya, dan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Gugun menekankan, meski dipisahkan lautan luas, Indonesia dan Chile terhubung Samudra Pasifik. Nilai yang menyatukan keduanya: dialog, pendidikan, budaya, dan kerja sama sebagai instrumen ampuh untuk perdamaian.

Baca Juga:  Stafsus Menag RI di Gereja GKA Solo: Kerukunan Umat Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

“Aliansi Asia dan Amerika Latin ini bukan cuma peluang diplomatik, tapi jembatan strategis antara dua kawasan dinamis yang membentuk masa depan Global Selatan,” katanya.

Pertemuan ditutup dengan harapan yang sama. Indonesia dan Chile terus menempa jalan baru persahabatan, meninggalkan warisan kemitraan yang bermanfaat untuk generasi mendatang di kedua negara.(red)

Berita Terkait

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia
Arab Saudi Perkuat Layanan Kesehatan Jelang Puncak Haji di Tengah Ancaman Suhu Ekstrem
AWG Soroti Masa Depan Palestina dan Hukum Internasional dalam Seminar 78 Tahun Nakba
Alex Marquez Menang Sprint Race Catalunya, Persaingan Klasemen MotoGP 2026 Kian Sengit
Pria Bersenjata Penyerang Trump Hadapi Ancaman Penjara Seumur Hidup

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:52 WIB

Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:10 WIB

Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:37 WIB

Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terbaru