Menlu Iran: Serangan Pesawat Tak Berawak Israel seperti Mainan Anak-anak

Sabtu, 20 April 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mercinews.com – Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian memberikan pernyataan yang meremehkan serangan pesawat tak berawak dari Israel terhadap Negaranya yang diluncurkan pada Jumat (19/4/2024).

Amirabdollahian menyebut serangan Negeri Zionis tersebut bukanlah serangan drone yang mematikan, melainkan hanya dinilai seperti mainan yang biasa dipakai oleh anak-anak di Negara mereka.

“Mereka [serangan Israel] lebih seperti mainan yang dimainkan anak-anak kami, bukan drone,” kata Amirabdollahian, dikutip melalui laman Reuters, Sabtu (20/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, Amirabdollahian juga mengatakan negaranya belum berencana untuk menanggapi serangan tersebut, kecuali apabila Israel melancarkan serangan yang signifikan.

Baca Juga:  Israel Tegur Spanyol-Norwegia dan Irlandia yang Akan Akui Negara Palestina pada 28 Mei 2024

Dia menggambarkan sejumlah kecil ledakan, yang diperkirakan terjadi oleh pertahanan udara yang menghantam tiga drone di Isfahan di Iran tengah pada dini hari Jumat. Insiden tersebut dinilai sebagai serangan yang dilakukan oleh penyusup, sehingga tidak perlu adanya pembalasan.

Amirabdollahian memperingatkan bahwa jika Israel membalas dan bertindak melawan kepentingan Iran, maka selanjutnya akan segera dan maksimal.

Adapun, serangan tersebut terlihat menargetkan pangkalan Angkatan Udara Iran di dekat kota Isfahan, jauh di dalam negara tersebut, tetapi tanpa menyerang lokasi strategis atau menyebabkan kerusakan besar.

Di sisi lain, Israel tidak mengatakan apa pun tentang insiden tersebut. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pun menegaskan AS tidak terlibat dalam operasi ofensif apa pun, sementara Gedung Putih mengatakan pihaknya tidak berkomentar.

Baca Juga:  Yahya Sinwar terpilih sebagai pemimpin Hamas yang baru

PEMBALASAN YANG DIKALIBRASI
Israel mengaku bahwa pihaknya akan membalas setelah serangan pada Sabtu (13/4) yaitu serangan langsung pertama yang dilakukan Iran terhadap Israel, yang tidak menyebabkan kematian setelah Israel dan sekutunya menembak jatuh ratusan rudal dan drone.

Sekadar informasi, Teheran melancarkan serangan-serangan tersebut sebagai tanggapan atas dugaan serangan udara Israel pada Senin (1/4) yang menghancurkan sebuah bangunan di kompleks kedutaan Iran di Damaskus dan menewaskan beberapa perwira Iran termasuk seorang jenderal penting.

Sekutu-sekutunya, termasuk AS, telah mendesak sepanjang minggu ini untuk memastikan setiap pembalasan lebih lanjut akan disesuaikan agar tidak memicu eskalasi lebih lanjut, dan negara-negara Barat memperketat sanksi terhadap Iran untuk menenangkan Israel.

Baca Juga:  Rusia: AS adalah alasan DK PBB tak dapat hentikan konflik Iran-Israel

Tidak ada kabar dari Israel pada Jumat mengenai apakah tindakan lebih lanjut mungkin direncanakan. Selain serangan langsung ke wilayah Iran, mereka juga punya cara lain untuk menyerang, termasuk serangan siber dan serangan terhadap proksi Iran di tempat lain.

Kekerasan antara Israel dan proksi Iran di Timur Tengah makin meningkat selama enam bulan pertumpahan darah di Gaza, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa perang bayangan yang dilakukan kedua pihak dapat berubah menjadi konflik langsung.[]

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB