Harga Anjlok, Nelayan Buang 3 Ton Ikan Hasil Tangkapan di PPS Lampulo

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, Mercinews.com – Sekitar tiga ton lebih ikan jenis dencis, tongkol, dan beberapa jenis lainnya dibuang oleh nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Lampulo, Banda Aceh, Kamis (2/5/2024).

Ikan tersebut dibuang dengan cara dikubur pada salah satu tambak yang digali menggunakan alat berat.

Keputusan untuk membuang ikan hasil tangkapan itu lantaran anjloknya harga dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang nelayan membuang ikan hasil tangkapan nelayan ke dalam lubang untuk dikubur di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS), Lampulo, Banda Aceh, Aceh, Kamis (2/5/2024).

Di sisi lain, cold storage untuk menyimpan ikan juga sudah over kapasitas, sehingga mau tak mau harus dibuang karena ikan mulai membusuk.

Sudirman, salah seorang nelayan di PPS Kutaraja mengaku, saat ini hasil tangkapan nelayan yang pergi melaut terbilang melimpah.

Rata-rata satu kapal mampu membawa pulang ikan hasil tangkapan mencapai 30 hingga 40 ton lebih.

Baca Juga:  Besi Jembatan Bekas Tsunami di Aceh Jaya Hilang, Diduga Dicuri OTK

Tapi meski tangkapan melimpah, saat ini harganya turun drastic,” terangnya.

“Ikan jenis dencis, tongkol, dan sebagainya dijual Rp 30 ribu per satu keranjang. Satu keranjang itu beratnya 30 kilogram,” kata Sudirman kepada Serambi,

Kondisi tersebut praktis membuat para nelayan merugi.

Di mana modal yang keluar untuk pergi melaut tidak sebanding dengan pendapatan hasil penjualan ikan.

Kurangnya tempat penyimpanan atau storage juga membuat kondisi ikan cepat membusuk dan terpaksa harus dibuang oleh nelayan.

“Kapal juga banyak yang pulang. Jadi sudah enam hari ini, kami nggak bongkar muatan,” beber dia.

“Hari ini baru bongkar tapi kondisi ikan sudah banyak yang busuk,” ujarnya

Kata Sudirman, ikan saat ini memang melimpah, namun dari segi pendapatan, pihaknya tidak mendapat untung sama sekali.

Baca Juga:  Data Suara DPD Aceh di Situs KPU Banyak yang belum Sesuai DPT dan Form C

“Sekali turun melaut kita perlu modal hingga Rp 100 juta. Tapi sekarang nggak balik modal,” sebutnya.

“Kita hanya dapat Rp 10 juta hingga Rp 15 juta saja. Itupun kalau laku, tapi dengan kondisi banyak yang kita buang, nggak dapat apa-apa kita,” jelasnya.

Ikan tersebut dibuang lantaran lama di darat tanpa penyimpanan yang cukup.

Penyimpanan cold storage milik pemerintah tidak cukup menampung hasil tangkapan nelayan.

Sehingga mereka hanya bisa menyimpan hasil tangkapan, dengan kondisi es yang juga kurang memadai.

“Saat ini kita masih proses bongkar muatan. Bisa jadi jumlah ikan yang dibuang lebih dari tiga ton,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

FTUSK Banda Aceh dan USM kerjasama summer school untuk pertambangan berkelanjutan
Dinsos Aceh Berikan Bantuan Untuk SDIT Ar-Rabwah, Pasca Ditimpa Bencana Angin Kencang
Tim gabungan Satpol PP TNI Polri, tertibkan bangunan liar di Pasar Induk Lambaro
Beruang liar rusak puluhan sarang madu di Aceh Besar
Kriminal Kambuhan Mulai Muncul Lagi, Polresta Banda Aceh Perketat Patroli Malam
Pasi Intel Mewakili Dandim 0101/KBA Hadiri Launching Pilkada Kota Banda Aceh Tahun 2024
Terkait Kasus Warga Meninggal Usai Ditangkap Polisi, ini Kata Wakapolres Aceh Utara
3 ton ikan terpaksa dibuang nelayan di Lampulo, DKP Aceh upayakan cari solusi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:00 WIB

FTUSK Banda Aceh dan USM kerjasama summer school untuk pertambangan berkelanjutan

Rabu, 8 Mei 2024 - 14:45 WIB

Tim gabungan Satpol PP TNI Polri, tertibkan bangunan liar di Pasar Induk Lambaro

Senin, 6 Mei 2024 - 23:26 WIB

Beruang liar rusak puluhan sarang madu di Aceh Besar

Minggu, 5 Mei 2024 - 22:19 WIB

Kriminal Kambuhan Mulai Muncul Lagi, Polresta Banda Aceh Perketat Patroli Malam

Minggu, 5 Mei 2024 - 19:22 WIB

Pasi Intel Mewakili Dandim 0101/KBA Hadiri Launching Pilkada Kota Banda Aceh Tahun 2024

Minggu, 5 Mei 2024 - 17:14 WIB

Terkait Kasus Warga Meninggal Usai Ditangkap Polisi, ini Kata Wakapolres Aceh Utara

Sabtu, 4 Mei 2024 - 16:11 WIB

3 ton ikan terpaksa dibuang nelayan di Lampulo, DKP Aceh upayakan cari solusi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 00:08 WIB

Anies Sebut Aceh Adalah Tanah Pejuang dan Harum tidak menjual kemerdekaan

Berita Terbaru