Prancis Bantu Ukraina Lawan Rusia, Ada Persenjataan yang Digunakan di Laut Merah

Senin, 1 April 2024 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Perang antara Rusia dan Ukraina bakal berlangsung lebih lama dan menegangkan.

Negara-negara Barat sepertinya mulai terang-terangan membantu Ukraina dalam melawan Rusia.

Prancis akan mengirimkan ratusan kendaraan lapis baja tua beserta rudal dari permukaan-ke-udara kepada Ukraina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pertahanan Prancis, Sebastien Lecornu pada Minggu (31/3) bilang, persenjataan tua itu diharapkan membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Dalam wawancara dengan La Tribune Dimanche, Lecornu mengatakan bahwa Presiden Emmanuel Macron, setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, yang memintanya untuk menyiapkan paket bantuan baru.

Baca Juga:  Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”

Bantuan kini akan mencakup peralatan perang Prancis yang sudah tua, namun masih berfungsi.

Tentara Ukraina perlu mempertahankan garis depan yang sangat panjang, yang memerlukan kendaraan lapis baja; ini sangat penting untuk mobilitas pasukan dan merupakan bagian dari permintaan Ukraina,” katanya.

Dia mengatakan Prancis sedang mempertimbangkan untuk menyediakan ratusan pengangkut pasukan garis depan VAB (Véhicule de l’Avant Blindé) pada tahun 2024 dan awal tahun 2025.

Tentara Perancis secara bertahap mengganti ribuan VAB-nya, yang pertama kali beroperasi pada akhir tahun 1970-an, dengan kendaraan pengangkut pasukan multi-peran yang baru.

Lecornu menambahkan bahwa Prancis juga bersiap untuk merilis sejumlah rudal permukaan-ke-udara Aster 30 baru untuk sistem SAMP/T yang diberikan ke Kyiv.

Baca Juga:  Isi Dokumen AS yang Bocor, Mesir Berencana Kirim 40 Ribu Roket ke Rusia

Aster 30 dapat mencegat pesawat tempur, drone, dan rudal jelajah dalam jarak 120 km.

“Ukraina mempunyai kebutuhan mendesak akan pertahanan darat-udara yang lebih baik… Rusia mengintensifkan serangannya, khususnya terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” katanya.

Lecornu mengatakan dia telah meminta badan pengadaan pertahanan pemerintah DGA (Direction Generale de l’Armement) untuk membuat proposal untuk mempercepat produksi rudal Aster, yang diproduksi oleh kelompok MBDA Eropa.

Rudal Aster juga digunakan di Laut Merah, tempat fregat Prancis mempertahankan lalu lintas maritim dari serangan Houthi yang didukung Iran di Yaman,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Ukraina: Rusia Berniat Jadikan Kharkiv Tak Bisa Dihuni

Lecornu mengatakan pekan lalu sebuah keputusan diterbitkan yang memberikan wewenang kepada kementerian untuk menentukan tingkat stok dan memprioritaskan kontrak.

Prancis juga mempercepat pengembangan amunisi yang dioperasikan dari jarak jauh untuk dikirim ke Ukraina pada awal musim panas ini, kata Lecornu.

Macron bulan lalu menyarankan kemungkinan negara-negara Eropa mengirim pasukan ke Ukraina, meskipun ia memperingatkan bahwa tidak ada konsensus karena sekutu setuju untuk meningkatkan upaya untuk mengirimkan lebih banyak amunisi ke Kyiv.[]

Berita Terkait

Mantan wakil Verkhovna Rada Irina Farion ditembak di Lvov Ukraina
Keluarga Biden mulai diskusi pengunduran dirinya dari pemilihan presiden
Ledakan dekat Konsulat AS di Israel, 1 orang tewas dan 7 luka-luka
Gempa bumi berkekuatan 7,3 terjadi di Chili
China hentikan perundingan dengan AS pengendalian senjata nuklir
Orban: konflik militer akan meningkat secara radikal di Ukraina dalam waktu dekat
Ursula von der Leyen terpilih kembali sebagai ketua Komisi Eropa
Polisi Prancis dilarang mengunyah permen karet selama Olimpiade

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 02:48 WIB

Mantan wakil Verkhovna Rada Irina Farion ditembak di Lvov Ukraina

Sabtu, 20 Juli 2024 - 02:12 WIB

Keluarga Biden mulai diskusi pengunduran dirinya dari pemilihan presiden

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:25 WIB

Ledakan dekat Konsulat AS di Israel, 1 orang tewas dan 7 luka-luka

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:22 WIB

Gempa bumi berkekuatan 7,3 terjadi di Chili

Jumat, 19 Juli 2024 - 02:11 WIB

China hentikan perundingan dengan AS pengendalian senjata nuklir

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB