Kamp Penyiksaan Warga Sipil Rumoh Geudong Dimusnahkan

Jumat, 23 Juni 2023 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Ketua Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Masthur Yahya mengatakan bekas Rumoh Geudong yang tersisa di Gampong Bili Kemukiman Aron, Kecamatan Geulumpang Tiga, Pidie sebaiknya menjadi memorial (penanda atau pengingat).

Hal itu dikatakan Masthur, saat dimintai pendapatnya terkait rencana kick off penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu di Aceh oleh Presiden RI dan rencana pembangunan masjid di lokasi bekas Rumoh Geudong tersebut.

Baca Juga:  Mahfud MD: Penyelesaian non Yudisial Pelanggaran HAM Berat di Aceh Termasuk Cepat

Sebaiknya bekas atau jejak bangunan Rumoh Gedong tersebut menjadi memorial,” kata Masthur melalui pesan singkat seperti dilansir Serambi Kamis (22/6/2023) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masthur menyambut baik rencana pemugaran kompleks Rumoh Geudong itu dengan pembangunan masjid. Namun, bekas Rumoh Geudong tidak dihilangkan.

Walaupun akan dibangun bangunan baru di situ, tapi tetap bisa disiasiati agar kepingan atau puing penanda lain sisa bangunan Rumoh Geudong tidak hilang. Sisa itu patut diabadikan sebagai memorialisasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pansus DPR Aceh Temukan Kejanggalan Proyek Jalan Jantho-Lamno Rp 24 Miliar

Dikutip dari wikipesia, memorial atau tanda peringatan adalah sebuah objek yang berfungsi sebagai fokus untuk mengenang sesuatu, biasanya seseorang (yang telah meninggal dunia) atau suatu peristiwa yang pernah terjadi. Bentuk umum dari sebuah memorial mencakup objek markah tanah atau karya seni seperti pahatan, patung, air mancur atau taman.

Baca Juga:  Tim SAR Banda Aceh evakuasi jenazah ABK asal Filipina di perairan Aceh Besar

Sedangkan tragedi Rumoh Geudong adalah sebuah tragedi penyiksaan terhadap masyarakat Aceh yang dilakukan oleh aparat TNI (Kopasus) selama masa konflik Aceh (1989–1998). Tragedi ini terjadi di sebuah rumah tradisional Aceh yang djadikan sebagai markas TNI di Desa Bili, Kemukiman Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, []

Berita Terkait

Catat rekor MURI memasak bubur asyura dengan belanga terbesar, di Banda Aceh
Angka Kecelakaan di Abdya Cukup Tinggi
Kadinsos Aceh Dukung Pelaksanaan Hari Veteran Ke-75, pada 10 Agustus mendatang
Yayasan Wansa Teliti Situs Bandar Kuala Batu
Kenduri ‘Jeurat’ ke-89 Tradisi Berdoa Bersama di Pemakaman Gampong Lama Tuha
Pengadilan Tinggi Banda Aceh vonis mati 8 terdakwa narkotika sepanjang 2024
PB PON XXI 2024 Aceh-Sumut buka pendaftaran relawan di Aceh, ini persyaratannya
Jemaah haji asal Aceh Timur Cut Ajasapiah Meninggal Dunia di Arab Saudi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:11 WIB

Catat rekor MURI memasak bubur asyura dengan belanga terbesar, di Banda Aceh

Sabtu, 13 Juli 2024 - 14:21 WIB

Angka Kecelakaan di Abdya Cukup Tinggi

Jumat, 12 Juli 2024 - 15:05 WIB

Kadinsos Aceh Dukung Pelaksanaan Hari Veteran Ke-75, pada 10 Agustus mendatang

Jumat, 12 Juli 2024 - 12:20 WIB

Yayasan Wansa Teliti Situs Bandar Kuala Batu

Kamis, 11 Juli 2024 - 20:28 WIB

Kenduri ‘Jeurat’ ke-89 Tradisi Berdoa Bersama di Pemakaman Gampong Lama Tuha

Berita Terbaru