Wabup Kuningan Akui Memiliki Hubungan Kekerabatan dengan Dadan Hindayana, Kelola Empat Dapur MBG

Senin, 8 Juni 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Kuningan, Tuti Andriani (Foto: istimewa)

Wabup Kuningan, Tuti Andriani (Foto: istimewa)

Kuningan, Mercinews.com – Wakil Bupati (Wabup) Kuningan Tuti Andriani atau yang akrab disapa Amih Tuti mengakui memiliki hubungan kekerabatan dengan Dadan Hindayana, yang saat ini tengah berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pernyataan tersebut disampaikan Amih Tuti saat memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kuningan.

“Itu saudara dari suami dan namanya saudara ya tetap saudara,” kata Amih Tuti di Kuningan, sebagaimana dikutip pada Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Amih Tuti juga membantah kabar yang menyebut dirinya mengelola 19 dapur MBG di Kabupaten Kuningan.

Baca Juga:  KNPI Pandeglang Demo di BGN, Soroti Dugaan Masalah Program MBG

Wabup Kuningan menegaskan hanya mengelola empat dapur yang beroperasi di lokasi berbeda.

“Saya hanya memiliki empat dapur,” ujarnya.

Menurut dia, empat dapur tersebut berada di kawasan Rumah Dinas Cijoho, Pesona Alam, Wisma Asri dan Kantor Notaris.

Ia juga membantah adanya penggunaan namanya untuk pengelolaan dapur MBG lainnya di luar empat lokasi tersebut.

Klarifikasi tersebut muncul di tengah penyidikan perkara dugaan korupsi program MBG yang sedang ditangani Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Penyidik Dalami Yayasan Mitra Program MBG

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, sebelumnya menyampaikan bahwa penyidik tengah mendalami sejumlah yayasan yang diduga memiliki keterkaitan dengan para tersangka dalam perkara tersebut.

Menurut Syarief, penyidik menemukan adanya yayasan yang diduga terafiliasi dengan para tersangka dan digunakan sebagai mitra dalam pelaksanaan program MBG.

Baca Juga:  Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi

“Bentuk afiliasinya adalah yayasan-yayasan itu bisa dibilang milik tersangka melalui orang lain atau dikendalikan oleh para tersangka,” kata Syarief dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Ia mengatakan yayasan yang diduga terafiliasi tersebut tersebar di berbagai daerah. Namun, penyidik masih melakukan pendataan dan penghitungan terkait jumlah yayasan maupun potensi kerugian negara.

“Ada banyak yayasannya dan tersebar di berbagai daerah. Perhitungan kerugian masih berjalan sehingga kami belum dapat menyampaikan angka pastinya,” ujar Syarief.

Hingga kini, penyidik masih melakukan serangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Kejagung juga tengah menginventarisasi yayasan mitra program MBG yang diduga tidak memenuhi ketentuan untuk kemudian dikoordinasikan dengan BGN.

Baca Juga:  Danlanud Husein Resmikan SPPG 06 Cicendo, Dukung Program Gizi Berkelanjutan

“Kami sedang menginventarisir yayasan-yayasan yang terafiliasi dan akan berkoordinasi dengan BGN terkait status kemitraannya,” kata Syarief.

Sementara itu, pengakuan Wabup Kuningan mengenai hubungan kekerabatannya dengan Dadan Hindayana turut menjadi perhatian publik, termasuk warganet.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan dari aparat penegak hukum yang mengaitkan Amih Tuti dengan perkara yang sedang disidik Kejagung.

Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan maupun BGN belum menyampaikan data resmi mengenai jumlah keseluruhan dapur SPPG program MBG di Kabupaten Kuningan beserta daftar pengelolanya. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.(tim)

Berita Terkait

Hadir di Seren Taun Kuningan, Stafsus Menag Gugun Gumilar Ajak Jaga Kearifan Sunda Wiwitan
Stafsus Menag Hadiri Ibadah Jemaat Gereja Tiberias di Bekasi, Sampaikan Pesan Kerukunan
Rakernis Humas Polda Sumsel 2026 Libatkan AMKI Bahas Komunikasi Publik di Era Digital
Aktivitas WNA di Kluet Tengah Jadi Sorotan, GeMAR Minta Penjelasan Polisi dan Imigrasi
Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2026 Resmi Dimulai, Jumlah Peserta Meningkat
PTPN IV dan Polda Sumsel Perkuat Sinergi, Fokus Amankan Aset serta Pencurian Sawit
M. Rian Ali Akbar Pimpin Bahu NasDem Lampung, Perkuat Layanan Advokasi dan Bantuan Hukum
Diskusi AMKI Sumsel, Dewan Pers Tekankan Mekanisme Pers dalam Sengketa Pemberitaan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31 WIB

Hadir di Seren Taun Kuningan, Stafsus Menag Gugun Gumilar Ajak Jaga Kearifan Sunda Wiwitan

Senin, 8 Juni 2026 - 11:28 WIB

Stafsus Menag Hadiri Ibadah Jemaat Gereja Tiberias di Bekasi, Sampaikan Pesan Kerukunan

Senin, 8 Juni 2026 - 11:16 WIB

Wabup Kuningan Akui Memiliki Hubungan Kekerabatan dengan Dadan Hindayana, Kelola Empat Dapur MBG

Senin, 8 Juni 2026 - 10:14 WIB

Rakernis Humas Polda Sumsel 2026 Libatkan AMKI Bahas Komunikasi Publik di Era Digital

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:24 WIB

Aktivitas WNA di Kluet Tengah Jadi Sorotan, GeMAR Minta Penjelasan Polisi dan Imigrasi

Berita Terbaru