Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Senin, 22 Juni 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stafsus Menag Gugun Gumilar bersama Sael, pemuda asal Manokwari Papua Barat. (Foto: Dok. Pribadi)

Stafsus Menag Gugun Gumilar bersama Sael, pemuda asal Manokwari Papua Barat. (Foto: Dok. Pribadi)

Manokwari, Mercinews.com – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag), Gugun Gumilar, mendorong pemuda Papua untuk berani melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri setelah bertemu dengan seorang pemuda bernama Sael saat berkunjung ke Manokwari, Papua Barat.

Menurut Gugun, generasi muda Papua memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi pemimpin masa depan.

Dalam pertemuan tersebut, Gugun berbagi pengalaman dan motivasi kepada Sael mengenai pentingnya pendidikan sebagai jalan untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berbagi dengan dia tentang kemungkinan untuk mengejar pendidikan di Amerika Serikat atau Eropa. Harapannya, suatu hari nanti dia memiliki kesempatan untuk menjelajahi dunia di luar Papua dan Indonesia, memperluas pandangannya, serta membawa pengetahuan yang diperoleh kembali ke komunitasnya,” kata Gugun, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:  KSAD tata semua lokasi di Papua pasca penembakan pilot Selandia Baru Glen Malcolm

Gugun mengaku perjalanannya ke Manokwari memberikan pengalaman yang berkesan karena memberinya kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan memahami berbagai tantangan yang mereka hadapi.

Menurut dia, kehadiran di tengah masyarakat menjadi langkah penting untuk memahami persoalan secara utuh sebelum merumuskan solusi yang tepat.

“Perjalanan ke Manokwari ini adalah berkah yang luar biasa. Lebih bermakna lagi karena saya bisa bertemu dengan komunitas lokal untuk belajar, mendengar, dan memahami tantangan mereka dengan lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, solusi terhadap berbagai persoalan sosial tidak bisa hanya dilihat dari kejauhan, melainkan harus diawali dengan mendengar pengalaman masyarakat secara langsung.

“Solusi yang sebenarnya dimulai ketika kita meluangkan waktu untuk mendengar cerita orang dan melihat realitas mereka secara langsung,” katanya.

Baca Juga:  IDR Dorong Prabowo Jadi Pemimpin Revolusioner: Sikat Korupsi, Gratiskan Pendidikan dari SD-S1

Pendidikan

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan keyakinannya bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan dan mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.

Menurut Gugun, dampak pendidikan tidak hanya dirasakan oleh individu yang memperoleh kesempatan belajar, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

“Saya yakin bahwa ketika kita mendidik satu orang, kita memberdayakan satu keluarga dan mengangkat satu generasi komunitas. Pendidikan adalah salah satu alat terkuat untuk memutus siklus kemiskinan dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” ujar alumnus Hartford International University of Peace and Religion Amerika Serikat dan Dublin City University Irlandia itu.

Gugun juga mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi yang dimiliki Papua. Ia menilai daerah tersebut tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki generasi muda yang mampu bersaing jika mendapatkan kesempatan yang memadai.

Baca Juga:  MER-C Fasilitasi Keberangkatan 10 Santri Papua ke Pesantren Balekambang Jepara

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kesempatan untuk mengunjungi salah satu wilayah Indonesia dan menyaksikan keindahan serta potensi yang ada di sana. Papua tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga kaya akan potensi manusianya,” tutur Gugun yang dikenal sebagai Duta Muda PBB untuk Indonesia dan pendiri Institute of Democracy and Education Indonesia.

Karena itu, ia berharap Sael dan pemuda Papua lainnya terus berupaya meraih cita-cita melalui pendidikan serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan Indonesia.

“Semoga Allah membimbing dan memberkati perjalanan mereka, dan semoga kita semua dapat berperan dalam menciptakan kesempatan yang memungkinkan orang lain untuk berkembang,” tutup Gugun.(red)

Berita Terkait

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan
Imigrasi dan Polresta Denpasar Bersinergi Awasi Aktivitas WNA
Ribuan Umat Antusias Hadiri HUT ke-14 YM Fab Zhu Kung di Singkawang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Selasa, 22 September 2026 - 23:09 WIB

Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)

Kamis, 10 September 2026 - 20:20 WIB

PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Berita Terbaru