HUT ke-499 Jakarta, Kevin Wu: Kebakaran dan Kriminalitas Masih Jadi PR

Senin, 22 Juni 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PSI Kevin Wu mengucapkan selamat ulang ke-499 Jakarta, Senin (22/6/2026). (Foto: istimewa)

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PSI Kevin Wu mengucapkan selamat ulang ke-499 Jakarta, Senin (22/6/2026). (Foto: istimewa)

“Saya berharap, memasuki usia ke-499 tahun, Jakarta tidak hanya terus berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga mampu menghadirkan rasa aman bagi seluruh warganya melalui penguatan upaya pencegahan kebakaran dan penanggulangan kriminalitas.”

Jakarta, Mercinews.com – Memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499, Jakarta dinilai masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu segera dibenahi. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Kevin Wu menilai tingginya angka kebakaran dan kriminalitas menjadi dua persoalan utama yang harus mendapat perhatian serius agar Jakarta mampu berkembang sebagai kota global yang aman dan nyaman.

Kevin Wu menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Paripurna HUT ke-499 Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (22/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, momentum hari jadi Ibu Kota seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Baca Juga:  PalmCo Salurkan Rp 17,1 Miliar untuk Program Sosial hingga Lingkungan

“Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun Jakarta tercinta. Kita mengharapkan menjadi kota global, berbudaya dan semakin maju,” ucap Kevin.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotannya adalah tingginya angka kebakaran di Jakarta. Berdasarkan data yang diterimanya, hingga pertengahan tahun ini telah terjadi sekitar 625 kasus kebakaran, dengan sebagian besar terjadi di kawasan permukiman padat penduduk.

Menurut Kevin, kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak besar terhadap kehidupan para korban yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan.

“Peristiwa kebakaran tentu menciptakan banyak kerugian. Mereka kehilangan tempat tinggal yang ludes dilalap api. Secara materi, membangun kembali rumah bukan perkara mudah,” katanya.

 

Selain kerugian materi, Kevin juga menyoroti masih adanya korban jiwa akibat kebakaran.

Ia mencontohkan insiden di Jalan Citarum, Gambir, yang menewaskan seorang warga lanjut usia pada awal Juni lalu.

Baca Juga:  Polisi Bongkar Modus WO Marwah, Puluhan Calon Pengantin Tergiur Paket Nikah Murah

Ia menilai, proses pemadaman sering terkendala kemacetan lalu lintas, akses jalan yang sempit, serta bangunan di kawasan padat yang saling berhimpitan sehingga api mudah merambat.

“Seperti kebakaran di Jiung, Kemayoran. Ratusan rumah terbakar karena api dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya,” ujarnya.

Kevin juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat saat terjadi kebakaran.

Menurutnya, masih banyak warga yang berkerumun di lokasi kejadian atau memarkir kendaraan di badan jalan sehingga menghambat mobil pemadam kebakaran menuju titik api.

“Masih ada warga yang memarkirkan kendaraannya di jalan sehingga mobil pemadam yang berukuran besar kesulitan masuk. Hal seperti ini harus terus diingatkan,” ucapnya.

Selain kawasan permukiman, Kevin meminta pengelola gedung perkantoran memperkuat sistem keselamatan kebakaran.

Ia menilai setiap gedung harus dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang memadai, serta prosedur penanganan keadaan darurat yang jelas agar kejadian serupa tidak kembali memakan korban.

Baca Juga:  Jukir Ilegal Kembali Resahkan Warga, Kevin Wu Desak Pemprov DKI Bertindak

Di sisi lain, Kevin juga menyoroti tingginya angka kriminalitas, khususnya tawuran pelajar yang belakangan semakin mengkhawatirkan karena melibatkan senjata tajam.

Menurutnya, sanksi berupa pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terlibat tawuran merupakan langkah yang baik, tetapi belum cukup memberikan efek jera.

“Hukuman penarikan KJP sudah bagus. Namun, belum tentu membuat mereka sadar untuk tidak tawuran. Perlu ada sanksi lain agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Kevin juga meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli malam hari untuk menekan aksi kejahatan jalanan, termasuk begal, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman.

“Saya berharap, memasuki usia ke-499 tahun, Jakarta tidak hanya terus berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga mampu menghadirkan rasa aman bagi seluruh warganya melalui penguatan upaya pencegahan kebakaran dan penanggulangan kriminalitas,” harapnya.(red)

Berita Terkait

Keluar Rutan Bangli, WNA Algeria Langsung Dideportasi Imigrasi Denpasar
Viral Tiga WNA Diusir dari Tempat Kebugaran, Imigrasi Denpasar Lakukan Pendalaman
Overstay 93 Hari di Bali, WN Nigeria Diamankan Polsek Kuta dan Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
RALB AMKI Pusat: Dadang Rachmat Jadi Ketum, Simon Leo Siahaan Dipercaya sebagai Sekjen
Semangat HUT ke-81 RI, AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB untuk Penataan Organisasi 
PalmCo Salurkan Rp 17,1 Miliar untuk Program Sosial hingga Lingkungan
Gempa NTT, BNPB Catat 53 Orang Meninggal Dunia dan 135 Luka
JPO Kramat Jati Diseruduk Truk, Begini Respon Gubernur Pramono Anung

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Keluar Rutan Bangli, WNA Algeria Langsung Dideportasi Imigrasi Denpasar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Viral Tiga WNA Diusir dari Tempat Kebugaran, Imigrasi Denpasar Lakukan Pendalaman

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:51 WIB

RALB AMKI Pusat: Dadang Rachmat Jadi Ketum, Simon Leo Siahaan Dipercaya sebagai Sekjen

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Semangat HUT ke-81 RI, AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB untuk Penataan Organisasi 

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:22 WIB

PalmCo Salurkan Rp 17,1 Miliar untuk Program Sosial hingga Lingkungan

Berita Terbaru