Resmikan Renovasi Istana Gebang Blitar, Megawati Lepas Teks Sambutan: Ini Rumah Eyang Kakung

Senin, 15 Juni 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan sambutan peresmian renovasi Istana Gebang di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (15/6/2026). (Foto: istimewa)

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan sambutan peresmian renovasi Istana Gebang di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (15/6/2026). (Foto: istimewa)

Blitar, Mercinews.com – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri memilih tidak membaca naskah sambutan saat meresmikan renovasi Istana Gebang di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin (15/6/2026). Presiden ke-5 RI itu mengaku lebih nyaman berbicara secara spontan karena menganggap Istana Gebang sebagai rumah “Eyang Kakung” (kakek), Presiden pertama RI Soekarno.

“Ini tadinya saya sudah dibuatkan sambutan. Tapi kalau saya baca jadi formal. Nggak ah, ini di rumah Eyang Kakung,” kata Megawati saat memberikan sambutan di hadapan para tamu undangan dan kader yang hadir dalam acara tersebut.

Peresmian renovasi Istana Gebang berlangsung di rumah bersejarah yang terletak di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dihadiri putra Megawati sekaligus Ketua DPP PDI-P M. Prananda Prabowo, anggota keluarga Bung Karno Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno, serta jajaran pengurus DPP dan DPD PDI-P Jawa Timur.

Baca Juga:  Viral Jelang Idul Adha, Kerbau 'Donald Trump' Lolos dari Penyembelihan

Dalam pidatonya tanpa teks, Megawati mengajak masyarakat untuk memahami nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang menurutnya tidak dapat dipisahkan dari sejarah bangsa Indonesia.

Ia mengatakan, Istana Gebang bukan sekadar rumah masa kecil Bung Karno atau destinasi wisata sejarah, melainkan tempat yang menyimpan jejak perjuangan Sang Proklamator dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Tempat ini bukan hanya untuk dikunjungi, tetapi untuk diresapi. Apa yang harus diceritakan bukan hanya rumah masa kecil Bung Karno, tetapi semangat perjuangannya,” ujar Megawati.

Megawati juga mengingatkan kembali perjalanan hidup Bung Karno yang pernah menjalani masa penjara dan pengasingan di sejumlah daerah, seperti Ende, Bangka, dan Bengkulu.

Baca Juga:  PDIP Lebih Setuju Pemilu Coblos Partai

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan besarnya pengorbanan yang dilakukan demi mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Ia mengajak generasi muda untuk memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendiri bangsa.

“Coba bayangkan, siapa yang mau dipenjara dan dibuang. Beliau bertahan karena yakin suatu hari negara ini akan ada,” kata Megawati.

Rangkaian peresmian renovasi Istana Gebang ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Megawati bersama anggota keluarga Bung Karno.

Pada kesempatan yang sama, Megawati juga meresmikan monumen patung Bung Karno setinggi lima meter yang dibangun di kompleks Istana Gebang.

Patung karya seniman asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunadi tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai edukasi sejarah di kawasan itu sekaligus melengkapi Istana Gebang sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Blitar.

Baca Juga:  Obrolan Hangat Hasto dan Mari Alkatiri di Dili Soal Bung Karno

Usai peresmian, Megawati bersama keluarga dan sejumlah tamu undangan meninjau bagian dalam Istana Gebang yang telah selesai direnovasi.

Istana Gebang dikenal sebagai rumah masa muda Bung Karno. Bangunan bergaya kolonial yang didirikan pada 1884 itu mulai ditempati keluarga Bung Karno sekitar tahun 1917.

Di rumah tersebut, Bung Karno tinggal bersama ayahnya, Raden Sukemi Sosrodihardjo, ibunya Ida Ayu Nyoman Rai, serta kakaknya, Sukarmini.

Kini, Istana tersebut menjadi salah satu situs sejarah penting di Blitar yang menyimpan berbagai jejak perjalanan hidup dan pemikiran Sang Proklamator.(red)

Berita Terkait

Dukung Indonesia ASRI, Warga dan Personel Lanud Halim Bersihkan Lingkungan
BEM UI Gelar Aksi 12 Juni, Soroti Kondisi Ekonomi Terkini
Hadiri HUT ke-78 Raja Charles III, Stafsus Menag Dorong Kemitraan RI-Inggris di Bidang Kerukunan
Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Keberangkatan Buronan Interpol Asal Australia Bermodal Paspor Brasil
Jakarta Terasa Lebih Gerah, Ini Penjelasan BMKG
Kemenhaj Bongkar Dugaan Penipuan Badal Haji dan Dam, Kerugian Jemaah Capai Rp 1,4 Miliar
Obrolan Hangat Hasto dan Mari Alkatiri di Dili Soal Bung Karno
Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:42 WIB

Resmikan Renovasi Istana Gebang Blitar, Megawati Lepas Teks Sambutan: Ini Rumah Eyang Kakung

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dukung Indonesia ASRI, Warga dan Personel Lanud Halim Bersihkan Lingkungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:53 WIB

BEM UI Gelar Aksi 12 Juni, Soroti Kondisi Ekonomi Terkini

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:20 WIB

Hadiri HUT ke-78 Raja Charles III, Stafsus Menag Dorong Kemitraan RI-Inggris di Bidang Kerukunan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:05 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Keberangkatan Buronan Interpol Asal Australia Bermodal Paspor Brasil

Berita Terbaru