Jakarta, Mercinews.com – Kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menjadi sorotan Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu. Ia mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengevaluasi keamanan seluruh gedung milik pemerintah daerah.
Kevin Wu mengatakan, evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap bangunan milik Pemprov DKI Jakarta memenuhi standar kelayakan dan keselamatan, termasuk dalam menghadapi potensi kebakaran.
Menurut Kevin, pemeriksaan seharusnya tidak dilakukan hanya setelah terjadi insiden. Pemprov DKI perlu memiliki mekanisme pengawasan dan pemeriksaan secara berkala terhadap kondisi bangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seharusnya Pemprov memiliki tim yang selalu mengawasi bangunan dari segi kelaikan dan bahaya kebakaran. Tim tersebut bertugas untuk selalu mengecek kondisi bangunan, baik dari konstruksinya hingga panel listriknya. Apakah masuk standar aman atau tidak,” ujar Kevin Wu dalam keterangan tertulis, Sabu (8/8/2026).
Kevin menilai pemeriksaan perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain konstruksi bangunan, instalasi listrik dan berbagai perangkat keselamatan juga perlu diperiksa untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik dan memenuhi standar keamanan.
Ia berharap kejadian kebakaran di gedung Bapenda tidak kembali terjadi pada bangunan milik Pemprov DKI Jakarta.
Kevin juga menyoroti dugaan adanya sistem proteksi kebakaran yang tidak berfungsi saat insiden terjadi. Salah satunya adalah fire sprinkler yang berada di bagian langit-langit gedung.
“Saya belum mengetahui apakah gedung Bapenda memiliki standar keamanan sebuah gedung atau tidak. Tapi, kalau dilihat diduga adanya yang tidak berfungsi seperti fire sprinkler atau semprotan yang ada di langit gedung di setiap lantainya,” kata Kevin.
Kendati demikian, Kevin mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi sistem keamanan dan proteksi kebakaran di gedung Bapenda.
“Kebakaran tersebut mendorong perlunya evaluasi terhadap kondisi bangunan dan sistem keselamatan gedung milik Pemprov DKI Jakarta. Pemeriksaan berkala penting agar potensi masalah dapat diketahui dan ditangani sebelum menimbulkan kejadian yang lebih besar,” pungkasnya.
Kebakaran Gedung Bapenda
Sebelumnya, kebakaran melanda gedung yang digunakan Bapenda DKI Jakarta pada Jumat (7/8/2026) malam. Api dilaporkan berkobar sekitar pukul 21.15 WIB.
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta membutuhkan waktu beberapa jam untuk memadamkan api yang menjalar ke sejumlah lantai.
Untuk menjangkau titik api di ketinggian, termasuk lantai 12, Gulkarmat mengerahkan tiga unit mobil pemadam jenis Bronto Skylift.
Sebanyak 150 personel juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Sementara itu, sekitar 20 unit mobil pemadam dari berbagai jenis diterjunkan ke lokasi.(red)






