Silaturahmi dengan KSP Dudung Abdurachman, MASDA Jabar Bahas Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan

Jumat, 25 September 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar bersama KSP Dudung Abdurachman di Bina Graha Jakarta, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok. Masda Jabar)

Pengurus Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar bersama KSP Dudung Abdurachman di Bina Graha Jakarta, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok. Masda Jabar)

Jakarta, Mercinews.com – Majelis Adat Sunda (MASDA) Jawa Barat (Jabar) melakukan silaturahmi dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan dan pemajuan kebudayaan di tengah perkembangan era digital.

Rombongan MASDA Jabar dipimpin Ketua Umum MASDA Jabar Anton Charliyan. Dalam pertemuan tersebut, MASDA Jabar juga menyampaikan aspirasi agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian dan penguatan nilai-nilai budaya.

Budayawan Sunda yang akrab disapa Abah Anton mengatakan, perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi membuat penguatan nilai budaya menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan pelestarian tradisi, tetapi juga nilai-nilai yang dapat membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca Juga:  Budayawan Anton Charliyan Soroti Naskah Sunda Kuno sebagai Bukti Kearifan Lokal Cegah Stunting

“Kami ingin menyampaikan pesan dan imbauan agar pemerintah lebih peduli dan lebih memprioritaskan pelestarian dan penguatan nilai budaya,” kata Abah Anton dalam keterangan mengenai pertemuan tersebut.

Abah Anton juga menyampaikan pentingnya penguatan nilai patriotisme, kepahlawanan, keberanian, kegigihan, serta budi pekerti.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Ia berpandangan, pembangunan bangsa perlu berjalan seiring dengan pelestarian kebudayaan. Karena itu, menurut Abah Anton, penguatan kebudayaan perlu dilakukan secara sistematis.

“Kalau perlu adakan reformasi kebudayaan secara sistematis,” ujar lulusan Akpol yang pernah menjabat Kapolda Jabar

Baca Juga:  Tutup Sosialisasi Hukum, Walkot Jakbar Ajak Warga Jadi Agen Perubahan Cegah Kekerasan

Penguatan Nilai Budaya

Dalam pertemuan tersebut, Dudung Abdurrachman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pengurus MASDA Jabar. Ia menilai penguatan akar budaya diperlukan di tengah perkembangan era digital dan keterbukaan informasi.

Dudung juga disebut menyoroti pentingnya nilai nasionalisme dan budi pekerti dalam kehidupan masyarakat, terutama bagi generasi muda.

Ia menyampaikan bahwa nilai patriotisme, kepahlawanan, keberanian, kegigihan, serta budi pekerti perlu diperkuat sebagai bagian dari pembentukan karakter.

“Penguatan dan pemajuan nilai-nilai budaya, khususnya nilai-nilai patriotisme, heroisme kepahlawanan, berani bersikap, tak kenal takut, ulet pantang menyerah, plus perlunya penguatan nilai-nilai budi pekerti yang luhur, mutlak harus segera dilakukan,” demikian pernyataan Dudung sebagaimana dikutip dalam keterangan MASDA.

Baca Juga:  Nanik Deyang Pamit ke Prabowo, Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Pria kelahiran Bandung yang pernah menjabat sebagai KASAD itu berharap penguatan nilai budaya dapat ikut membentuk masyarakat Indonesia yang tangguh dan santun.

Dalam kesempatan yang sama, MASDA Jabar memberikan piagam penghargaan kepada Dudung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi organisasi kepada Dudung yang disebut sebagai tokoh nasional di bidang pertahanan dan keamanan serta sesepuh budaya Sunda.

Abah Anton menyampaikan apresiasi kepada jajaran KSP karena telah menerima rombongan MASDA Jabar dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dan dihadiri sejumlah pengurus MASDA Jabar, di antaranya Anton Charliyan, Ully Rulani Sigar Rusady, Paramita Rusady, Okky Jusup Judanagara, Anita Fitria, Rahma Nuragnitya dan Endang Krisman.(Red)

Berita Terkait

Bawa Kokain dalam Paspor, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan WNA Berkewarganegaraan Ganda
Soroti Kasus Pengeroyokan Siswa di Banda Aceh, Muhammad Zubir: Jangan Hakimi Anak di Medsos
Perkuat Kemitraan Media Indonesia-Taiwan, TETO Raih Sudut Pandang Award 2026
WNA Belanda Ngamuk di Hotel dan Kantor Imigrasi Berakhir di Rudenim Denpasar
Rapat Komisi A DPRD DKI, Kevin Wu Soroti Pembangunan Lapangan Padel di Kembangan
MA Minta Masyarakat Waspada Penipuan, Pelaku Klaim Bisa Atur Putusan Perkara 
DePA-RI Dorong Efek Jera Koruptor dan Pengembalian Aset Negara
Mancing Mania Forwaka Perkuat Solidaritas, Doakan Wartawan yang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:14 WIB

Silaturahmi dengan KSP Dudung Abdurachman, MASDA Jabar Bahas Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan

Jumat, 25 September 2026 - 14:58 WIB

Bawa Kokain dalam Paspor, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan WNA Berkewarganegaraan Ganda

Kamis, 24 September 2026 - 18:32 WIB

Soroti Kasus Pengeroyokan Siswa di Banda Aceh, Muhammad Zubir: Jangan Hakimi Anak di Medsos

Rabu, 23 September 2026 - 12:49 WIB

Perkuat Kemitraan Media Indonesia-Taiwan, TETO Raih Sudut Pandang Award 2026

Selasa, 22 September 2026 - 20:30 WIB

WNA Belanda Ngamuk di Hotel dan Kantor Imigrasi Berakhir di Rudenim Denpasar

Berita Terbaru