Jakarta, Mercinews.com – Osaka Radio Community (ORC) Indonesian hadir sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dari beragam profesi melalui penggunaan handy talky (HT). Komunitas ini dibangun untuk memperluas persahabatan, bertukar pengalaman, sekaligus membangun jejaring antaranggotanya.
Kehadiran ORC Indonesia tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkomunikasi, tetapi juga mempertemukan anggota dari berbagai latar belakang. Di dalamnya terdapat anggota dari kalangan TNI, Polri, pengusaha, wartawan, advokat, hingga masyarakat umum.
Salah satu pendiri ORC Indonesia, Anto Tjhai, mengatakan, komunitas tersebut dibangun dengan semangat memperluas persahabatan dan mempererat hubungan antaranggotanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Anto, ORC terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung tanpa membatasi profesi maupun latar belakang. Keberagaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ruang komunikasi sekaligus memperluas pertemanan.
“Tujuan saya ikut mendirikan komunitas ini untuk mencari teman dan memperluas persahabatan. Dari pertemanan itu, kita juga bisa saling mengenal, bertukar pengalaman, bahkan membuka peluang kerja sama bisnis,” kata Anto, Selasa (29/9/2026).
Dalam kegiatannya, ORC memanfaatkan perangkat Osaka Handy Talky dengan teknologi Push-to-Talk over Cellular (PoC).
Teknologi tersebut memungkinkan komunikasi menggunakan jaringan internet seluler, seperti 4G, maupun Wi-Fi. Sistem ini berbeda dengan handy talky konvensional yang umumnya memanfaatkan frekuensi radio VHF atau UHF.
“Dengan teknologi PoC, anggota dapat berkomunikasi dari lokasi yang berbeda selama perangkat memperoleh jaringan internet dan layanan komunikasi tersedia. Layanan komunikasi ORC didukung server yang disewa di Singapura,” kata pemilik merek perangkat komunikasi ‘Osaka Handy Talky’ itu
Menurut Anto, dukungan tersebut memungkinkan komunikasi digunakan lintas wilayah, termasuk ketika anggota berada di sejumlah negara Asia seperti Singapura dan Malaysia.
Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya ORC menghubungkan anggota tanpa terbatas jarak geografis. Komunikasi dapat tetap dilakukan selama tersedia jaringan internet yang mendukung.
Siapkan Pelantikan Pengurus Pusat
Seiring perkembangan komunitas, Osaka Radio Community juga mulai menata struktur organisasi. Pengurus pusat ORC dijadwalkan dilantik pada 31 Oktober 2026 di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus langkah untuk memperkuat koordinasi antaranggota.
Setelah pelantikan pengurus pusat, ORC berencana melanjutkan pembentukan dan pelantikan kepengurusan di berbagai daerah di Indonesia.
Anto menyebut akta organisasi telah dibuat. Pembentukan kepengurusan daerah diharapkan dapat memperjelas koordinasi, pembagian tugas, serta mendukung kegiatan komunitas di masing-masing wilayah.
Dengan struktur yang lebih terorganisasi, ORC diharapkan dapat mengembangkan kegiatan komunitas sekaligus memperluas jaringan anggotanya.
Terbuka untuk Berbagai Kalangan
Osaka Radio Community Indonesia tidak membatasi keanggotaan berdasarkan profesi tertentu. Masyarakat dari berbagai latar belakang dapat bergabung dan menjadi bagian dari komunitas tersebut.
Keberagaman profesi menjadi salah satu ruang bagi anggota untuk saling mengenal dan bertukar pengalaman. Interaksi tersebut juga membuka kesempatan bagi anggota untuk memperluas jaringan sosial dan profesional.
Bagi Anto, penggunaan HT menjadi sarana untuk membangun komunikasi, sedangkan hubungan antarmanusia tetap menjadi bagian penting dari keberadaan komunitas.
“Dari pertemanan itu, kita juga bisa saling mengenal, bertukar pengalaman,” ujar Pengusaha muda asal Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang telah lama menetap di Jakarta.
Menurut dia, relasi yang terbangun di dalam komunitas dapat berkembang menjadi berbagai bentuk kerja sama, termasuk dalam bidang usaha, selama dilakukan berdasarkan hubungan dan kesepakatan antaranggota.
Perluas Jejaring di Berbagai Daerah
Rencana pembentukan kepengurusan daerah menjadi tahap berikutnya dalam pengembangan ORC Indonesia. Kehadiran pengurus di daerah diharapkan memudahkan koordinasi anggota sekaligus mendukung kegiatan komunitas secara lebih terarah.
Melalui jaringan tersebut, ORC Indonesia ingin mempertemukan lebih banyak masyarakat dari berbagai profesi dalam satu ruang komunikasi dan silaturahmi.
Bagi komunitas ini, teknologi HT berbasis internet menjadi sarana untuk tetap terhubung, sementara persahabatan dan kebersamaan menjadi dasar hubungan antaranggotanya.(Red)






