BEM UI Gelar Aksi 12 Juni, Soroti Kondisi Ekonomi Terkini

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, Mercinew.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi pada Jumat (12/6/2026) dengan menyoroti kondisi ekonomi terkini yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain kenaikan harga kebutuhan pokok, terbatasnya lapangan kerja, serta berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan warga.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang saat ini dihadapi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tuntutan yang dibawa dalam aksi lahir dari kondisi sosial dan ekonomi yang dirasakan banyak kalangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:  Tramadol Berkurang di Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Pindah Lapak ke Jakbar

Ia menilai kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok telah menambah beban masyarakat, sementara kesempatan kerja dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan angkatan kerja yang terus bertambah.

“Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni,” kata Yatalathof dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (12/6/2026).

Selain menyampaikan kritik terhadap kondisi ekonomi, BEM UI juga menyoroti sejumlah isu lain yang berkaitan dengan hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan, hingga efektivitas berbagai program yang dijalankan pemerintah.

Baca Juga:  Kevin Wu Soroti Temuan PPATK, Minta Pemprov DKI Berantas Judol di Jakbar

Terkait kemungkinan terganggunya arus lalu lintas akibat aksi demonstrasi, Yatalathof mengakui kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan.

Namun, ia menilai dampak tersebut hanya bersifat sementara dibanding persoalan yang dihadapi masyarakat dalam jangka panjang.

Menurutnya, masyarakat saat ini menghadapi tantangan yang lebih besar berupa sulitnya meningkatkan kesejahteraan dan memperoleh pekerjaan yang layak.

Kondisi tersebut, kata dia, telah berlangsung selama bertahun-tahun dan belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan.

“Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri,” paparnya.

Baca Juga:  BEM UI Unggah 'Puan Berbadan Tikus' Protes Perppu Cipta Kerja

BEM UI berharap aksi tersebut dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap persoalan ekonomi dan sosial yang dinilai semakin dirasakan oleh berbagai lapisan warga.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pemerintah terkait tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi tersebut.(red)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Kerahkan 9.505 Personel, Siapkan Jalur Alternatif Saat Unjuk Rasa
Agung Endrawan Ingatkan Lulusan FH UNAS Pentingnya Integritas dan Jejaring Profesional
OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Hamenang dan Kepala BPK Jateng
Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak
Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun
Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 14 Orang Terjaring OTT KPK
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 9.505 Personel, Siapkan Jalur Alternatif Saat Unjuk Rasa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:50 WIB

OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Hamenang dan Kepala BPK Jateng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali

Berita Terbaru