Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umar Abdul Aziz, S.H., M.H. (Foto: Dok. Mercinews.com)

Umar Abdul Aziz, S.H., M.H. (Foto: Dok. Mercinews.com)

Jakarta, Mercinews.com – Tokoh masyarakat Jakarta Barat Umar Abdul Aziz menanggapi ramainya penyebutan wilayahnya sebagai ‘Gotham City’ di media sosial. Menurutnya, julukan tersebut tidak menggambarkan kondisi keamanan Jakarta Barat secara keseluruhan. Ia meminta publik objektif menyikapi narasi yang dinilainya berlebihan.

“Saya melihat narasi yang berkembang di media sosial terkait Jakarta Barat sebagai ‘Gotham City’ terlalu berlebihan. Faktanya, setelah operasi rutin kamtibmas yang dilakukan tiga pilar, angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat mengalami penurunan,” kata Umar dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Umar Abdul Aziz mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama kepolisian dan TNI melalui operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) telah menunjukkan hasil.

Wakil Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta itu juga menilai kondisi keamanan suatu wilayah tidak bisa disimpulkan hanya berdasarkan sejumlah kasus yang viral di media sosial.

Menurut dia, berbagai langkah pencegahan dan penanganan terus dilakukan aparat keamanan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Umar juga meminta berbagai pihak, termasuk anggota dewan, melihat persoalan keamanan secara objektif.

“Sebagai fungsi pengawasan, dewan tentu memiliki hak memberikan masukan dan kritik. Namun perlu juga melihat proses dan kinerja pemerintah secara objektif. Penanganan kamtibmas tidak bisa dilakukan secara instan karena membutuhkan waktu dan kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

Ia mengatakan, keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat.

Baca Juga:  Forum Jurnalis Jakarta Barat Dibentuk, Tolak Wartawan Karbitan

“Persoalan kamtibmas tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor dan komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Umar mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh stigma negatif yang berkembang di media sosial dan tetap melihat kondisi Jakarta Barat berdasarkan fakta di lapangan.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat, TNI, dan elemen masyarakat yang terus meningkatkan patroli wilayah, pengawasan lingkungan, serta berbagai program pencegahan gangguan keamanan.

“Jakarta Barat bukan ‘Gotham City’. Yang ada adalah wilayah yang terus berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga melalui kolaborasi pemerintah, aparat, dan masyarakat,” pungkasnya.

Jakarta Barat Aman

Baca Juga:  Bongkar Penyelundupan 30 Kg Sabu dan 15.056 Ekstasi, Heru Riyadi Apresiasi Polda Kalsel

Hal senada disampaikan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Ia menepis julukan ‘Gotham City’ yang belakangan disematkan warganet di media sosial kepada wilayah yang dipimpinnya.

Julukan tersebut muncul seiring maraknya perbincangan mengenai sejumlah kasus kriminalitas yang terjadi pada malam hari.

Menurut Iin, istilah kota fiksi dalam komik dan film Batman tersebut sehingga tidak dapat disamakan dengan kondisi Jakarta Barat.

Ia menegaskan situasi kamtibmas di Jakarta Barat secara umum relatif aman dan tetap terkendali.

“Kondisi kamtibmas di Jakarta Barat secara umum masih aman dan terkendali. Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama aparat keamanan juga terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Iin.(red)

Berita Terkait

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi
Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Dimulai, Proses Bandara Dipangkas 45 Menit
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Beri Catatan Evaluasi setelah Jalani Haji Reguler
Stafsus Menag Gugun Gumilar: Tidak Ada Sunni-Syiah, Kita Semua Saudara
Habis Cerai Malah Ribut Anak, Kuasa Hukum Sarwendah Buka Suara: Tak Ada Campur Tangan Siapapun
Polisi Bongkar Modus WO Marwah, Puluhan Calon Pengantin Tergiur Paket Nikah Murah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:56 WIB

Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:49 WIB

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:38 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:24 WIB

Pemulangan Jemaah Haji 2026 Dimulai, Proses Bandara Dipangkas 45 Menit

Berita Terbaru