IDR Dorong Prabowo Jadi Pemimpin Revolusioner: Sikat Korupsi, Gratiskan Pendidikan dari SD-S1

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fathorrahman Fadli

Fathorrahman Fadli

Jakarta, Mercinews.com – Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR) Fathorrahman Fadli mendorong Presiden Prabowo Subianto memperkuat pemberantasan korupsi dan mewujudkan pendidikan gratis dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi terobosan yang memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Pandangan itu disampaikan Fathorrahman Fadli merespons kondisi negara yang kian dipenuhi praktik korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korupsi sudah berada di luar ambang batas kesabaran rakyat yang semakin susah memenuhi kebutuhan hidupnya, saya yakin Presiden tahu betul hal itu,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6).

Baca Juga:  Dubes Palestina Zuhair Yakin RI Terus Dukung Palestina Saat Pemerintahan Prabowo

Pria yang akrab disapa Mr.Ong itu mengingatkan kembali cita-cita dan legacy Prabowo untuk memperbaiki nasib bangsa.

Ia menilai Presiden harus lebih keras dan dramatis dalam memberantas korupsi, namun tetap mempertimbangkan aspek kepantasan secara etika.

“Prabowo harus mampu memberi efek kejut yang menakutkan para koruptor,” tegasnya.

Benahi Polisi dan Jaksa

Fathorrahman menilai itikad baik Prabowo harus terlihat lewat pembenahan kinerja penegakan hukum di kepolisian dan kejaksaan.

Ia mendesak Presiden segera mengeksekusi rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang dinilai sudah bekerja bagus menata Polri jadi alat negara bebas intervensi bisnis dan politik.

Baca Juga:  Puan Maharani temui Prabowo-Jokowi dan SBY di retret kepala daerah

“Jika Presiden tidak sungguh-sungguh melaksanakan, maka ada potensi dia sedang memancing amarah rakyat yang tak mungkin bisa dibendung,” ujar Fathorrahman yang tercatat sebagai Anggota Pokja KPRP.

Gratiskan Pendidikan, Legacy Baru Prabowo

Selain berantas korupsi, IDR menyoroti pentingnya pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi sebagai langkah strategis masa depan bangsa. Menurut Fathorrahman, program itu sama populisnya dengan Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi efek jangka panjangnya jauh lebih berguna.

“MBG mengenyangkan, sedang pendidikan itu mencerdaskan,” jelas Dosen di salah satu perguruan tinggi terbesar dengan 105 ribu mahasiswa itu.

Baca Juga:  KPU Tegaskan Ikut Putusan MK soal UU Pilkada

Ia menyebut, lewat pendidikan gratis Prabowo berpeluang ditulis sejarah sebagai Bapak Pendidikan Nasional baru setelah Ki Hajar Dewantara.

Ia berargumen masyarakat cerdas akan mampu menyelesaikan masalahnya secara mandiri. Pendidikan gratis juga dinilai lebih akuntabel karena anggarannya mudah dihitung.

“Jadi tidak ada lagi cerita rakyat tidak bisa sekolah akibat miskin dan tidak punya biaya,” ujarnya.

Fathorrahman juga meminta kebijakan penerimaan mahasiswa jalur mandiri Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang membuat Uang Kuliah Tunggal (UKT) makin mahal segera dikaji ulang.

“Harapannya, tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB