Gandeng TNI-Polri, PTPN IV PalmCo Perkuat Pengamanan Aset Negara dan Modernisasi Kebun Sawit

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkebunan sawit (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Perkebunan sawit (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Jakarta, Mercinews.com – PTPN IV PalmCo terus memperkuat sinergi dengan TNI-Polri untuk mengamankan aset negara sekaligus mendorong modernisasi sektor perkebunan sawit nasional.

Kerja sama tersebut dijalankan di sejumlah wilayah operasional perusahaan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan usaha yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, pengamanan wilayah operasional tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran aktivitas bisnis perusahaan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset negara yang dikelola perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengamanan aset negara menjadi salah satu prioritas utama kami. Sinergi dengan TNI dan Polri, baik melalui penguatan teritorial maupun pendekatan sosial kepada masyarakat, menjadi kunci agar seluruh area operasional tetap kondusif dan aset negara dapat dikelola secara optimal,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Menurut Jatmiko, strategi pengamanan yang diterapkan perusahaan kini juga didukung pemanfaatan teknologi. Salah satunya dilakukan di Lampung melalui kerja sama antara PTPN IV PalmCo Regional VII dan Kodam II/Sriwijaya yang membawahi wilayah Kodam XXI/Radin Inten dalam penguatan sistem pengamanan lahan berbasis teknologi.

Baca Juga:  Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Prabowo Apresiasi Perjuangan Nelayan

Ia menjelaskan, kombinasi antara pengamanan aset, inovasi teknologi, dan pembinaan sosial masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri perkebunan yang lebih aman dan produktif.

“Kami berharap sinergi ini dapat menghadirkan manfaat nyata, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi perekonomian nasional,” harapnya.

Peluang Pengembangan Teknologi Pertanian

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurut dia, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.

“PTPN IV merupakan bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Karena itu, kami siap mendukung pengamanan aset maupun berbagai bentuk kerja sama lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat,” kata Kristomei.

Baca Juga:  Konflik Lahan Cot Girek Aceh Utara Ganggu Operasional Perkebunan

Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan teknologi pertanian atau agri-tech yang saat ini mulai dimanfaatkan oleh institusi TNI.

Menurut Kristomei, pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah digunakan untuk membantu memprediksi hasil produksi suatu wilayah melalui analisis citra udara yang diambil menggunakan drone.

“Teknologi seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama, termasuk di sektor perkebunan,” ujarnya.

Fokus Bangun Kesadaran Masyarakat

Selain di Lampung, sinergi antara perusahaan, TNI, dan Polri juga diperkuat di wilayah operasional Regional III di Kampar, Riau.

Di wilayah tersebut, kerja sama difokuskan pada penyelesaian persoalan sosial kemasyarakatan serta upaya menekan tindak pencurian komoditas perkebunan yang berpotensi merugikan negara.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan masyarakat yang digelar PTPN IV Kebun Sei Garo bersama unsur kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Harga Sawit Sempat Tertekan, Petani Mitra PalmCo Tetap Nikmati Harga Sesuai Aturan

Mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto mengapresiasi inisiatif perusahaan dalam membangun kolaborasi dengan masyarakat dan aparat keamanan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, termasuk menekan angka pencurian kelapa sawit di wilayah Kecamatan Tapung,” kata Emanuel.

Apresiasi serupa disampaikan Danramil 16 Tapung Kapten Infanteri Devi Khairul Edward. Menurut dia, forum komunikasi yang melibatkan berbagai pihak menjadi sarana penting dalam menyelesaikan persoalan masyarakat secara bersama-sama.

“Semoga berbagai kendala dan keluhan masyarakat dapat ditangani melalui kerja sama yang baik antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan warga,” ujarnya.

Melalui penguatan kerja sama dengan TNI dan Polri, PTPN IV PalmCo berharap dapat menciptakan lingkungan operasional yang aman sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.(red)

Berita Terkait

SP BUN Siap Kawal Restrukturisasi dan Transformasi Bisnis PTPN IV PalmCo
Gandeng Petani Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Targetkan Kontribusi Pasokan TBS 85 Persen pada 2030
PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027
PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport
PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir
CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu
Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

SP BUN Siap Kawal Restrukturisasi dan Transformasi Bisnis PTPN IV PalmCo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:48 WIB

Gandeng Petani Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Targetkan Kontribusi Pasokan TBS 85 Persen pada 2030

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027

Minggu, 27 September 2026 - 00:32 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru