PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Jakarta, Mercinews.com – Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga produktivitas perkebunan sawit rakyat sekaligus memperkuat keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Melalui kemitraan dengan petani, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo terus mengambil peran dalam mendampingi proses peremajaan kebun sawit rakyat dari hulu hingga hilir.

Sejak 2024 hingga Agustus 2026, PTPN IV PalmCo telah memberikan pendampingan terhadap program PSR dengan total luasan mencapai 49.077,94 hektare. Khusus sepanjang 2026 hingga Agustus, dukungan perusahaan telah mencapai 12.395,99 hektare di berbagai wilayah operasional.

Dukungan tersebut dilakukan melalui dua pendekatan, yakni kemitraan dan peran perusahaan sebagai offtaker atau pembeli hasil panen. Melalui skema kemitraan, PTPN IV PalmCo mendampingi petani sejak tahap pemenuhan administrasi hingga penerbitan rekomendasi teknis, penyediaan bibit unggul, serta pembinaan teknis budi daya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendampingan sejak tahap awal tersebut diarahkan agar proses peremajaan tidak berhenti pada penanaman kembali tanaman sawit, tetapi berlanjut pada pengelolaan kebun secara produktif dengan menerapkan praktik pertanian yang baik atau Good Agricultural Practices (GAP).

Baca Juga:  PTPN IV dan Polda Sumsel Perkuat Sinergi, Fokus Amankan Aset serta Pencurian Sawit

Di sisi hilir, PTPN IV PalmCo menjalankan peran sebagai offtaker bagi kebun-kebun PSR rakyat yang direkomendasikan kementerian maupun dinas terkait. Setelah tanaman menghasilkan, perusahaan menyerap tandan buah segar (TBS) petani mitra sehingga petani memiliki akses pasar untuk hasil produksinya.

Peran dari hulu hingga hilir tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak. Bagi petani, pendampingan teknis dan akses pasar menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan usaha perkebunan. Sementara bagi perusahaan, keberadaan kebun rakyat yang produktif turut mendukung kontinuitas pasokan TBS dan kualitas bahan baku bagi pabrik.

Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Dida Gardera, menyatakan bahwa pemerintah pada 2026 menetapkan target percepatan penyaluran PSR dengan luasan mencapai 50.000 hektare secara nasional.

Akselerasi PSR dinilai penting untuk mempercepat peremajaan tanaman sawit rakyat sehingga produktivitas kebun dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam PSR merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem perkebunan sawit yang sehat bersama petani.

Baca Juga:  PTPN IV PalmCo Catat Tambahan Pendapatan Rp 174 Miliar dari CPO RSPO

“Kami menegaskan komitmen untuk tumbuh bersama petani sawit rakyat melalui kemitraan yang transparan, produktif, saling menguntungkan, dan berkelanjutan,” kata Jatmiko melalu keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Jatmiko, pendampingan yang dilakukan perusahaan tidak hanya berorientasi pada proses peremajaan, tetapi juga bagaimana kebun rakyat dapat dikelola dengan standar budi daya yang baik.

“Bagi PalmCo, kebun rakyat yang produktif dan dikelola secara baik akan memperkuat kontinuitas pasokan TBS sawit sekaligus menjaga kualitas bahan baku yang masuk ke pabrik,” ujarnya.

Hingga saat ini, PTPN IV PalmCo tercatat secara aktif mengelola kemitraan PSR untuk kebun sawit rakyat seluas 19.476 hektare yang melibatkan lebih dari 9.000 petani mitra.

Kemitraan untuk Keberlanjutan Petani

Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR), Setiyono, mengapresiasi kesinambungan kemitraan yang memberikan pendampingan teknis sekaligus akses penyerapan hasil panen.

Menurut Setiyono, PSR memiliki arti lebih luas daripada sekadar mengganti tanaman sawit yang sudah tua. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan petani menghadapi siklus produksi berikutnya.

Baca Juga:  Pertagas Niaga Bakal Serap CBG dari Limbah Sawit PTPN IV PalmCo

“Bagi kami para petani sawit, Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) bukan sekadar program untuk mengganti tanaman tua dengan tanaman baru. Lebih dari itu, PSR adalah harapan baru bagi petani,” ungkap Setiyono.

Ia menilai keberhasilan PSR perlu dilihat secara menyeluruh, mulai dari keberhasilan peremajaan tanaman, peningkatan produktivitas, penyerapan hasil panen, hingga penguatan kelembagaan petani dan koperasi.

Bagi PTPN IV PalmCo, penguatan kemitraan dengan petani menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun hubungan usaha yang berkelanjutan. Sinergi dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, BPDP, dan organisasi petani diharapkan dapat memperluas pelaksanaan PSR sekaligus memperkuat produktivitas perkebunan sawit rakyat.

Dengan pendekatan dari hulu hingga hilir, PTPN IV PalmCo berupaya menjadikan program peremajaan bukan sekadar proses mengganti tanaman, tetapi sebagai bagian dari pembangunan kebun rakyat yang produktif, memiliki akses pasar, dan mampu memberikan nilai ekonomi berkelanjutan bagi petani.(Red)

Berita Terkait

CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu
Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya
Dua Regional PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan Kemitraan Sawit Rakyat
Abah Anton Charliyan Dorong Pengusaha Jiangxi Perkuat Investasi di Jawa Barat
Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir

Rabu, 16 September 2026 - 23:13 WIB

CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani

Rabu, 16 September 2026 - 21:22 WIB

Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu

Senin, 14 September 2026 - 18:00 WIB

Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Dua Regional PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan Kemitraan Sawit Rakyat

Berita Terbaru