Dua Regional PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan Kemitraan Sawit Rakyat

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Dirut PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa. (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Jakarta, Mercinews.com – Dua regional PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo meraih penghargaan atas pelaksanaan kemitraan dengan pekebun sawit rakyat di dua provinsi pada akhir Agustus 2026.

PTPN IV Regional III di Riau meraih penghargaan Sustainable Partnership for Smallholder Empowerment dalam Tribun Pekanbaru Awards 2026. Sementara itu, PTPN IV Regional V di Kalimantan Barat memperoleh penghargaan sebagai Pelopor Akselerasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) pada Tribun Pontianak Award 2026.

Dua penghargaan yang diterima Regional III dan Regional V menjadi bagian dari capaian pelaksanaan program kemitraan PalmCo di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan tersebut diberikan di tengah upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan biodiesel, termasuk melalui rencana penerapan B50 yang akan meningkatkan kebutuhan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk sektor energi.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Besar Terima Paritrana Award 2022

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan peningkatan kebutuhan sawit untuk energi perlu diimbangi dengan peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Menurutnya, peningkatan produktivitas diperlukan agar tambahan kebutuhan bahan baku biodiesel tidak menekan pasokan sawit untuk kebutuhan pangan dan industri lainnya.

“Penerapan campuran biodiesel sebesar 50 persen diproyeksikan meningkatkan penyerapan minyak sawit mentah atau CPO) domestik di sektor energi sekitar 1 juta-2 juta ton per tahun,” kata Jatmiko di Jakarta.

Ia mengatakan petani sawit memiliki peran penting dalam rantai pasok industri PalmCo. Sekitar 30 persen pasokan bahan baku pengolahan industri di PalmCo berasal langsung dari kebun petani rakyat.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Besar Iswanto Raih Penghargaan dari Menteri PDTT RI

“Petani sawit adalah pilar utama industri ini. Sekitar 30 persen pasokan bahan baku pengolahan industri di PalmCo berasal langsung dari hasil kebun petani rakyat,” ujar Jatmiko.

Menurut Jatmiko, peningkatan produktivitas kebun rakyat dapat dilakukan melalui peremajaan tanaman dan perbaikan praktik budidaya. Langkah tersebut sekaligus dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan baku energi tanpa mendorong pembukaan lahan baru.

Pendampingan Petani

PTPN IV PalmCo menjalankan sejumlah skema kemitraan dengan pekebun sawit rakyat melalui program PSR dan pendampingan pengelolaan kebun.

Program tersebut mencakup pengelolaan kebun bersama atau single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan pembelian hasil panen, serta penguatan kelembagaan koperasi tani.

“Melalui pola tersebut, pekebun didorong memperbaiki praktik budidaya dan pengelolaan kebun,” kata Jatmiko.

Baca Juga:  Indonesia dan China perkuat kerja sama perdagangan dan investasi

Pendampingan juga dilakukan dalam pemenuhan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) bagi petani mitra.

Dalam skema kemitraan, perusahaan juga berperan sebagai pembeli siaga atau offtaker hasil panen petani. Penyerapan tandan buah segar (TBS) dilakukan berdasarkan mekanisme dan harga sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemitraan untuk Pasokan Sawit

Jatmiko menambahkan, penguatan kemitraan dengan petani menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pasokan bahan baku sawit bagi industri pengolahan.

“Selain meningkatkan produktivitas, peremajaan tanaman melalui PSR ditujukan untuk memperbaiki kualitas produksi kebun rakyat. Dengan demikian, petani tetap menjadi bagian dari rantai pasok ketika kebutuhan CPO domestik meningkat, termasuk untuk sektor energi,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

SP BUN Siap Kawal Restrukturisasi dan Transformasi Bisnis PTPN IV PalmCo
Gandeng Petani Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Targetkan Kontribusi Pasokan TBS 85 Persen pada 2030
PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027
PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport
PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir
CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu
Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

SP BUN Siap Kawal Restrukturisasi dan Transformasi Bisnis PTPN IV PalmCo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:48 WIB

Gandeng Petani Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Targetkan Kontribusi Pasokan TBS 85 Persen pada 2030

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:58 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perluas Pasar Ekspor, Bidik 759.000 Ton CPO pada 2027

Minggu, 27 September 2026 - 00:32 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mercinews.com

Opini

Merawat Budaya Sunda dalam Semangat Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:28 WIB

Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Denpasar mengamankan WNA Nigeria di wilayah Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Jumat (23/10/2026). (Foto: Dok. Kanim Denpasar)

Berita

Overstay 155 Hari, WNA Nigeria Diamankan Imigrasi Denpasar

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:47 WIB