PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport

Minggu, 27 September 2026 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. PTPN IV PalmCo

Foto: Dok. PTPN IV PalmCo

Mercinews.com – PTPN IV PalmCo dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat akses ekspor komoditas perkebunan melalui platform digital InaExport.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama antara Kemendag dan 19 mitra yang terdiri atas instansi pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan asosiasi industri. Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan soft launching InaExport di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Untuk PTPN IV PalmCo, kesepakatan dituangkan dalam dokumen Sinergi Pengembangan Ekspor Produk Perkebunan yang ditandatangani bersama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan dan perluasan pasar ekspor sejumlah komoditas perkebunan, yakni kelapa sawit, teh, kopi, karet dan gambir. Kedua pihak juga menyepakati pelaksanaan program promosi dagang secara bersama.

Baca Juga:  Pembinaan PalmCo Lahirkan Mental Juara, PS PTPN III Menangi Piala Presiden Zona Labuhanbatu

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, perusahaan akan memanfaatkan kerja sama tersebut untuk memperluas jaringan pasar internasional bagi produk perkebunan yang dikelola perusahaan.

“Sebagai perusahaan yang fokus pada pengelolaan komoditas perkebunan, kepastian dan perluasan jaringan pasar internasional adalah sebuah keharusan. Kesepakatan bersama Ditjen PEN Kemendag ini memberikan kami akses terintegrasi ke ekosistem InaExport,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Minggu (27/9/2026).

Ia mengatakan, platform tersebut diharapkan dapat membantu menghubungkan komoditas PTPN IV PalmCo dengan pembeli internasional yang terverifikasi.

“Kami berharap komoditas andalan seperti kelapa sawit, teh, maupun kopi bisa terhubung dengan buyer internasional yang terverifikasi secara lebih efisien. Fokus kami ke depan adalah mengoptimalkan ruang lingkup promosi dagang bersama yang tertuang dalam kesepakatan agar realisasi ekspor perusahaan dapat tumbuh secara terukur,” katanya.

Baca Juga:  Tak Terbukti Korupsi, Pengadilan Tipikor Medan Bebaskan Empat Terdakwa Kasus Aset PTPN II

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, pengembangan InaExport dilakukan untuk memperluas akses pasar bagi produk dalam negeri, termasuk produk yang dihasilkan pelaku usaha skala UMKM hingga industri perkebunan.

Menurut Budi, pelaku usaha Indonesia memiliki produk yang berkualitas, tetapi masih menghadapi kendala dalam menemukan akses pasar yang sesuai di tingkat global.

“Kita mempunyai banyak produk yang bagus, tetapi kita perlu etalase untuk mempromosikannya. Melalui InaExport, kita menerapkan konsep discovery commerce, yaitu bagaimana produk-produk lokal kitalah yang secara aktif mencari pelanggan melalui algoritma digital,” kata Budi.

InaExport yang sebelumnya berfungsi sebagai portal informasi perdagangan kini dikembangkan menjadi ekosistem layanan ekspor terintegrasi sekaligus fasilitator transaksi business-to-business (B2B).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan, InaExport saat ini memiliki lima layanan utama. Layanan tersebut terdiri atas asesmen Cek Ekspor, sandbox dan chatbot simulasi biaya atau kalkulator ekspor, layanan inquiry untuk mempertemukan permintaan pembeli dengan eksportir, dashboard intelijen pasar, serta integrasi layanan pendukung seperti logistik dan pembiayaan.

Baca Juga:  PTPN IV PalmCo Hadir di COP30 Brasil, Tampilkan Transformasi Sawit Rendah Emisi melalui Biogas POME

Fajarini mengatakan, jumlah pengguna InaExport mengalami peningkatan sejak platform tersebut mulai dikembangkan.

“Hingga September 2026 ini, pengakses InaExport meningkat hampir 500 persen dari tahun sebelumnya, yakni mencapai 866.000 pengakses dengan 15.000 anggota yang sudah terverifikasi,” ujar Fajarini.

Menurut dia, kerja sama dengan 19 mitra dilakukan untuk menghubungkan data informasi, program pembinaan, dan fasilitas promosi dari berbagai institusi dalam satu platform.

“Kami menargetkan platform digital ini akan go live secara penuh pada 5 Oktober mendatang,” katanya.(Red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir
CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu
Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya
Dua Regional PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan Kemitraan Sawit Rakyat
Abah Anton Charliyan Dorong Pengusaha Jiangxi Perkuat Investasi di Jawa Barat
Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 00:32 WIB

PTPN IV PalmCo dan Kemendag Perkuat Akses Ekspor lewat InaExport

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

PTPN IV PalmCo Dampingi Peremajaan 49.077 Hektare Kebun Sawit Rakyat, Perkuat Kemitraan dari Hulu hingga Hilir

Rabu, 16 September 2026 - 23:13 WIB

CPO PTPN IV PalmCo Diperkuat melalui Kemitraan dengan Petani

Rabu, 16 September 2026 - 21:22 WIB

Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Usai Dicopot sebagai Menkeu

Senin, 14 September 2026 - 18:00 WIB

Suahasil Nazara Dilantik sebagai Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Berita Terbaru