Jakarta, Mercinews.com – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) RI Gugun Gumilar menegaskan bahwa kebebasan beragama dan beribadah merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang wajib dihormati dan dilindungi.
Hal tersebut disampaikan Gugun Gumilar seusai menerima penghargaan kategori Penggiat Kebebasan Beribadah dalam ajang PIKI Awards 2026 yang diselenggarakan Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), Minggu (25/10/2026) malam.
Acara penghargaan tersebut dihadiri sejumlah tokoh lintas agama, akademisi, serta pegiat kerukunan yang memiliki perhatian terhadap penguatan toleransi dan persatuan bangsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gugun Gumilar mengatakan, penghargaan yang diterimanya menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.
Menurut dia, Indonesia dibangun di atas keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat. Karena itu, perbedaan seharusnya menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan, bukan sumber perpecahan.
“Menjaga kebebasan beribadah berarti menjaga konstitusi sekaligus merawat persatuan yang dicita-citakan para pendiri bangsa. Indonesia dibangun di atas keberagaman,” ujar Gugun.
Ia menekankan bahwa jaminan kebebasan beragama dan beribadah telah diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Oleh karena itu, penghormatan terhadap hak tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Gugun mengingatkan pentingnya membangun kehidupan beragama yang saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menjalankan keyakinannya.
Menurutnya, komitmen terhadap kebebasan beribadah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari agar keberagaman tetap menjadi fondasi persatuan nasional.
Ia juga menegaskan bahwa penghormatan terhadap konstitusi, perlindungan kebebasan beribadah, dan penguatan persatuan merupakan landasan penting dalam membangun masa depan Indonesia yang kuat dan berkeadilan.
“Saya berharap semangat menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” harapnya.(Red)






