Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 Pati TNI dan Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 Pati TNI dan Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi (pati) TNI dan Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan dengan Pati TNI Polri tersebut dimanfaatkan Prabowo untuk memaparkan kondisi dan perkembangan bangsa menjelang dua tahun pemerintahannya.

Prabowo mengatakan, pertemuan itu bertujuan memberikan gambaran kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri mengenai situasi yang dihadapi Indonesia sebagai bangsa dan negara.

“Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang pemerintahan yang saya pimpin dua tahun. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara,” ujar Prabowo.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan visi serta memperkuat soliditas dan sinergi di lingkungan TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia mengatakan, arahan Presiden akan menjadi pedoman bagi TNI dalam menentukan langkah dan kebijakan ke depan, terutama di tengah dinamika lingkungan strategis dan tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Baca Juga:  Saat Ini sudah 14 Orang Meninggal Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

“Di tengah dinamika lingkungan strategis dan tantangan yang makin kompleks, termasuk ancaman siber, informasi, dan hibrida, arahan Bapak Presiden akan menjadi pedoman penting dalam menentukan langkah dan kebijakan, serta memperkuat kesiapan TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan,” kata Agus.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan, taklimat tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran Polri untuk menerima arahan dan penekanan Presiden sebagai pedoman dalam menjalankan tugas serta kepemimpinan di satuan masing-masing.

Baca Juga:  Malam Ini Pendemo Kembali Blokir jalan Tol Jatikarya

Ia menegaskan, Polri akan terus mendukung kebijakan dan program prioritas pemerintah sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya.

“Polri siap terus mendukung kebijakan dan program prioritas pemerintah sesuai tugas fungsi dan kewenangan Polri dari atas sampai bawah di mana pun berada. Khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” alumnus Akpol 1994 itu.(red)

Berita Terkait

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi
BRIN: RUU Jabatan Hakim Harus Jadi Agenda Strategis Reformasi Hukum
DePA-RI Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Luthfi Yazid: Penting untuk Pulihkan Kepercayaan Publik
Soroti Kasus HGB di ATR/BPN, Alexius Tantrajaya Dorong KPK Bongkar Jaringan Mafia Tanah
OTT KPK di ATR/BPN, Praktisi Hukum Soroti Celah Sistem dan Lemahnya Pengawasan
OTT KPK dan Pelajaran Pembenahan Sistem

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Rabu, 30 September 2026 - 20:24 WIB

BRIN: RUU Jabatan Hakim Harus Jadi Agenda Strategis Reformasi Hukum

Berita Terbaru