Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. (Foto: istimewa)

Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) malam. (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Kebakaran besar yang melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga. Sedikitnya 250 rumah hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026) malam itu.

Banyak warga Kemayoran terdampak kebakaran mengaku kehilangan seluruh harta benda mereka hingga hanya menyisakan pakaian yang melekat di badan.

Salah satu korban, Lilis (46), tak kuasa menahan kesedihan saat menceritakan musibah yang menghanguskan rumah dan seluruh isi huniannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan yang sehari-hari berjualan jamu itu mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga ketika api mulai membesar.

Lilis menuturkan kobaran api menyebar begitu cepat. Bersama warga lainnya, ia sempat berupaya memadamkan api menggunakan air yang tersedia di lingkungan sekitar.

Menurut dia, warga mengambil air dari penampungan rumah masing-masing untuk memadamkan api. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kobaran api terus membesar dan menjalar ke bangunan lain.

Rumah Lilis berada tidak jauh dari titik awal kebakaran. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Baca Juga:  PSR Award 2026, PTPN IV PalmCo Beri Penghargaan kepada Mitra Sawit

“Saya lebih memilih menyelamatkan diri bersama keluarga, hanya sempat membawa beberapa perlengkapan ibadah sebelum meninggalkan rumah,” ungkapnya di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Selasa (2/6/2026),

Akibat kebakaran tersebut, hampir seluruh dokumen penting miliknya hangus terbakar. KTP, dompet, dan berbagai dokumen lainnya tidak dapat diselamatkan. Ia hanya berhasil menyimpan kartu keluarga dan surat nikah.

Kehilangan Tabungan 

Tak hanya kehilangan tempat tinggal, Lilis juga kehilangan tabungan yang selama ini disisihkan untuk kebutuhan keluarga. Uang tersebut rencananya digunakan untuk biaya sehari-hari sekaligus menghadiri wisuda anaknya di Solo yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Tabungan ada, lumayan untuk modal sehari-hari. Dua minggu lagi mau pulang kampung, anak mau wisuda di Solo,” ucapnya sedih.

Musibah itu juga menghanguskan perlengkapan usaha jamu yang selama ini menjadi sumber penghasilannya. Kini, ia belum mengetahui bagaimana cara memulai kembali usahanya setelah seluruh modal ikut terbakar.

Baca Juga:  Imigrasi Ungkap WNA Israel di Bali Masuk RI Pakai Paspor Negara Kedua

Menurut Lilis, satu-satunya barang yang berhasil diselamatkan adalah sepeda yang biasa digunakannya untuk berjualan. Sepeda tersebut berhasil diamankan berkat bantuan tetangga sebelum api menjalar ke rumahnya.

Usai kebakaran, Lilis bersama suaminya yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di kawasan Serdang.

Ia berharap bantuan pemerintah segera datang untuk membantu para korban yang kehilangan tempat tinggal dan sumber mata pencaharian.

“Kita berharap banget bantuan pemerintah. Kita sudah habis-habisan begini, enggak punya modal lagi. Punyanya baju yang melekat di badan saja,” harapnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kebakaran yang terjadi di Kemayoran tersebut menghanguskan sekitar 250 rumah dan berdampak pada 330 kepala keluarga atau sekitar 620 jiwa.

Langkah Penanganan Darurat 

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan berupa 16 lembar matras atau kasur, 10 lembar terpal, dan 500 lembar selimut bagi warga terdampak.

Sementara itu, proses pemadaman berlangsung selama sekitar tujuh jam. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menerima laporan kebakaran pada pukul 20.55 WIB dan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 21.05 WIB.

Baca Juga:  Pengamanan Kedatangan Jenazah Prajurit TNI, Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kerahkan 90 Personel

Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 175 personel dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Selasa (2/6/2026) pukul 04.15 WIB.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait kerugian dan dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Pemerintah telah menyiapkan lokasi pengungsian sementara di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran. Selain menjadi tempat beristirahat bagi warga terdampak, lokasi tersebut juga digunakan untuk pendataan dan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, mengatakan pemerintah bersama BPBD, Dinas Sosial, PMI, dan Baznas telah menyiapkan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Saat ini, pendataan terhadap warga terdampak masih terus dilakukan guna memastikan seluruh korban mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan mereka.(red)

Berita Terkait

Soroti Kasus Lapas Cibinong, Alexius Tantrajaya Dorong Lapas Khusus Koruptor di Pulau Terisolasi
Al-Khairiyah Siap Gelar Muktamar XI, Teguhkan Tiga Prinsip Landasan Perjuangan
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran, Sejumlah Kapolda Bergeser
Rotasi Pati di Mabes Polri Dinilai Jadi Bagian dari Upaya Bersih-bersih
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Ma’azat Minta Menlu Baru Perkuat Diplomasi untuk Palestina
Rudenim Denpasar Catat Deteni Naik 76,92 Persen, Ini Kendala Deportasi WNA
Suyudi Ario Seto Disetujui Komisi III DPR sebagai Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo 
WNA Rusia Dideportasi Imigrasi Denpasar Setelah Overstay 820 Hari

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Soroti Kasus Lapas Cibinong, Alexius Tantrajaya Dorong Lapas Khusus Koruptor di Pulau Terisolasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Al-Khairiyah Siap Gelar Muktamar XI, Teguhkan Tiga Prinsip Landasan Perjuangan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Rotasi Pati di Mabes Polri Dinilai Jadi Bagian dari Upaya Bersih-bersih

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Ma’azat Minta Menlu Baru Perkuat Diplomasi untuk Palestina

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:33 WIB

Rudenim Denpasar Catat Deteni Naik 76,92 Persen, Ini Kendala Deportasi WNA

Berita Terbaru

Ilustrasi

Teknologi

Penggalian Terowongan Jalan Raya di Bawah Laut Tiongkok Rampung

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:17 WIB