Cerita Kerukunan Stafsus Menag Gugun Gumilar: dari Vihara Siddharta Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stafsus Menag RI Gugun Gumilar saat diskusi di Vihara Siddharta, Kota Tangsel, baru-baru ini. (Foto: istimewa)

Stafsus Menag RI Gugun Gumilar saat diskusi di Vihara Siddharta, Kota Tangsel, baru-baru ini. (Foto: istimewa)

“Di Vihara Siddharta, perbedaan justru menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan. Kerukunan mungkin merupakan jalan yang tidak mudah, tetapi tetap layak untuk diperjuangkan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.”

Tangsel, Mercinews.com – Langkah Staf Khusus Menteri Agama (Menag) RI, Gugun Gumilar, terhenti sejenak di pelataran Vihara Siddharta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bukan untuk beribadah, melainkan untuk menyusuri makna kerukunan dari satu rumah ibadah ke rumah ibadah lainnya.

“Karena hidup adalah sebuah cerita. Maka saya menulis cerita perjalanan ini dari satu teologi agama ke agama lain,” kata Gugun Gumilar saat berbagi cerita tentang kerukunan bersama anggota Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi), Sabtu (30/5).

Bagi Gugun Gumilar, kerukunan bukan sekadar slogan. Pemahaman itu ia peroleh melalui riset disertasi doktoralnya di Eropa yang mengkaji spirit Dharma Buddha dan Pancasila.

Menurut pria kelahiran Purwakarta itu, terdapat tiga nilai utama yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa, yakni mindfulness, kasih sayang, dan ketahanan moral.

“Tidak mudah dan sangat menantang. Namun, inilah bekal yang harus dimiliki generasi bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan modern,” ujar Duta Muda PBB dan Pendiri IDE Indonesia yang akrab disapa Gugun.

Baca Juga:  Stafsus Menag Hadiri Ibadah Jemaat Gereja Tiberias di Bekasi, Sampaikan Pesan Kerukunan

Dalam kesempatan itu, Gugun juga melantunkan Syair 177 Dhammapada yang berbunyi, “Orang bodoh tidak memuji kemurahan hati. Akan tetapi, orang bijaksana senang memberi, dan karena itu ia akan bergembira di alam berikutnya.”

Menurutnya, pesan tersebut menjadi salah satu nilai yang dibawanya dalam menjalankan tugas di Kementerian Agama (Kemenag).

“Kementerian Agama harus menjadi perekat tenun kebangsaan. Saya turun dari hari ke hari, bertemu, menyapa, dan merangkul umat. Tugas kita tidak ringan menuju 2045. Kita adalah bangsa besar yang harus memiliki visi besar,” tutur alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung itu.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Sindikat Judol Internasional di Jakarta Barat, 320 WNA Diamankan

Menjelang peringatan Hari Raya Waisak yang jatuh pada Minggu (31/5), Gugun menutup kunjungannya dengan mengajak umat Buddha menyambut hari suci tersebut dengan penuh sukacita dan ketenangan.

Di Vihara Siddharta sore itu, perbedaan justru menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan.

Kerukunan mungkin merupakan jalan yang tidak mudah, tetapi tetap layak untuk diperjuangkan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.(red)

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai
PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI
OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas
JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk
Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah
Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga
Hari Pertama Sekolah, Arus Kendaraan Menuju Jakarta Padat
PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Gelar Edukasi Nutrisi bagi Ibu Hamil di Jakarta Utara

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:32 WIB

OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:48 WIB

JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:25 WIB

Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:29 WIB

Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB