Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gegana saat melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Selatan terkait ancaman teror bom, Senin (13/7/2026). (Foto: istimewa)

Tim Gegana saat melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Selatan terkait ancaman teror bom, Senin (13/7/2026). (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap hasil pendalaman terhadap kasus ancaman bom yang terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (13/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut dinyatakan belum memenuhi unsur tindak pidana terorisme, sehingga penanganan perkara dilanjutkan oleh Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan.

Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka mengatakan, berdasarkan hasil pendalaman hingga Senin (13/7/2026) belum menemukan unsur yang mengarah pada tindak pidana terorisme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil pendalaman yang didapat sampai dengan sore ini dapat disimpulkan bahwa peristiwa tersebut belum memenuhi unsur sebagai tindak pidana terorisme,” kata Mayndra.

Baca Juga:  Penjelasan Polisi soal Ledakan Pabrik Kimia PT MCCI Cilegon

Menurut dia, Densus 88 tetap melakukan koordinasi dengan kepolisian kewilayahan dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas atau informasi yang dinilai mencurigakan.

Ditangkap

Sementara itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan telah menangkap seorang pria berinisial MY (34) yang diduga mengirimkan pesan ancaman bom tersebut.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai

MY diamankan pada Senin sekitar pukul 12.20 WIB di kediamannya di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Jagakarsa, yang lokasinya tidak jauh dari SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.

“Terduga pelaku kami amankan pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin

Hingga kini, MY masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi menyatakan status hukum yang bersangkutan masih sebagai saksi, sementara penyidik terus mendalami keterangan yang diberikan.

Iseng

Iman mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, MY mengaku mengirimkan pesan ancaman tersebut karena iseng. Namun, polisi masih mendalami pengakuan tersebut, termasuk menelusuri latar belakang pelaku dan motif yang sebenarnya.

Baca Juga:  DPR Sahkan UU Polri, Batas Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang 1 Tahun

Sebelumnya, ancaman bom dikirim melalui pesan WhatsApp kepada guru dan petugas tata usaha saat siswa mengikuti upacara pada hari pertama masuk sekolah.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Gegana Brimob Polri bersama Densus 88 melakukan sterilisasi dan penyisiran di seluruh area sekolah.

Hasil penyisiran tidak menemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan.

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dihentikan dan para siswa dipulangkan lebih awal, sementara polisi melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.(red)

Berita Terkait

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak
Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun
Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 14 Orang Terjaring OTT KPK
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
PTPN IV PalmCo Perkuat Tata Kelola Lewat Sertifikasi Keberlanjutan
PDBN Gelar Rembuk Bintoro, Dorong Solusi Nyata bagi Demak
Rudenim Denpasar Deportasi Paman dan Keponakan WNA Iran, Diduga Curi Uang Bermodus Hipnotis

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 14 Orang Terjaring OTT KPK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:01 WIB

PTPN IV PalmCo Perkuat Tata Kelola Lewat Sertifikasi Keberlanjutan

Berita Terbaru