Menhan Groundbreaking Pembangunan Pabrik Munisi PT Pindad

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. Kemenhan

Foto: Dok. Kemenhan

Mercinews.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pabrik Munisi PT Pindad di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (4/7/2026). Pembangunan fasilitas produksi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional dan meningkatkan kesiapan dukungan logistik pertahanan.

Dalam sambutannya, Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan pembangunan pabrik, mulai dari pemerintah daerah, TNI, PT Pindad, hingga para mitra yang mendukung terealisasinya proyek tersebut.

Baca Juga:  Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Menurut Menhan, sinergi antara pemerintah, industri pertahanan, dan para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat penguatan ekosistem industri pertahanan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa mengatakan, pembangunan pabrik munisi tersebut merupakan bagian dari penguatan industri pertahanan dalam negeri yang menjadi salah satu prioritas strategis pemerintah.

Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas produksi baru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas industri nasional dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista), khususnya munisi, sekaligus memperkuat daya saing industri strategis nasional.

Baca Juga:  Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi

Selain mendukung kebutuhan pertahanan negara, pembangunan pabrik juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Kehadiran fasilitas produksi tersebut diharapkan mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, serta tumbuhnya berbagai sektor pendukung di Kalimantan Selatan.

Pemerintah menilai pembangunan pabrik munisi itu menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kemampuan industri strategis nasional dalam mendukung kebutuhan pertahanan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Hashim Djojohadikusumo Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa, Soroti Peran Perempuan Kawal Program Pemerintah

Acara peletakan batu pertama tersebut dihadiri H. Andi Syamsuddin Arsyad, Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa, Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan),

Hadir juga Gubernur Kalsel beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalsel, serta pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, dan mitra strategis industri pertahanan.(red)

Sumber Berita : Infohan Setjen Kemhan

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Kerahkan 9.505 Personel, Siapkan Jalur Alternatif Saat Unjuk Rasa
Agung Endrawan Ingatkan Lulusan FH UNAS Pentingnya Integritas dan Jejaring Profesional
OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Hamenang dan Kepala BPK Jateng
Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak
Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun
Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 14 Orang Terjaring OTT KPK
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 9.505 Personel, Siapkan Jalur Alternatif Saat Unjuk Rasa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:47 WIB

Agung Endrawan Ingatkan Lulusan FH UNAS Pentingnya Integritas dan Jejaring Profesional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:50 WIB

OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Hamenang dan Kepala BPK Jateng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun

Berita Terbaru