Modus Debt Collector Palsu, Komplotan Rampas Motor di Bekasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Bekasi, Mercinews.com – Aksi kejahatan dengan modus mengaku sebagai debt collector kembali terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban setelah kendaraannya dirampas oleh sekelompok pelaku di kawasan Rawalumbu.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, mengungkapkan terdapat enam pelaku dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, dua orang telah diamankan, sementara empat lainnya masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga:  Semangat HUT ke-81 RI, AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB untuk Penataan Organisasi 

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 26 Februari 2026, di Jalan Bojong Menteng. Saat itu, korban berinisial RR tengah melintas sebelum dihentikan oleh para pelaku yang datang menggunakan tiga sepeda motor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku kemudian mengaku sebagai pihak leasing dan menuduh sepeda motor korban menunggak cicilan. Mereka berdalih hendak mengamankan kendaraan tersebut.

Baca Juga:  Jakarta Dibuka untuk Pendatang Pasca-Le­baran, Kevin Wu Ingatkan Risiko Kepadatan dan Lapangan Kerja

Namun, berdasarkan keterangan korban, sepeda motor itu telah lunas. Meski demikian, pelaku tetap memaksa dan mengancam korban hingga akhirnya korban menyerahkan kendaraannya.

Laporan korban langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Dua hari setelah kejadian, polisi berhasil menangkap dua pelaku, sementara empat lainnya masih diburu.

Setelah berhasil menguasai kendaraan, para pelaku diketahui menjual sepeda motor tersebut ke luar kota. Polisi juga menduga komplotan ini telah berulang kali melakukan aksi serupa dengan cara bergerombol untuk menekan korban.

Baca Juga:  Terendam Banjir, Walkot: Kota Bekasi Lumpuh Hari Ini

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang mengatasnamakan debt collector. Warga diminta tidak mudah percaya dan segera melapor apabila menemukan tindakan mencurigakan di jalan.(red)

Berita Terkait

Overstay 155 Hari, WNA Nigeria Diamankan Imigrasi Denpasar
PTPN IV PalmCo Tebar 60.000 Bibit Ikan di Riau untuk Jaga Ekosistem Sungai
Video Asusila 13 Menit di Karangasem Viral, Imigrasi Bali Buru WNA Prancis
Rendy Didaulat Pimpin FWK DKI Jakarta, Siap Perkuat Profesionalisme Pers
Cuaca Jakarta 26 Oktober 2026, Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Hujan Ringan
PTPN IV PalmCo Perkuat Mitigasi Karhutla dengan Teknologi EWS dan Satgas Terlatih
Polda Metro Jaya Kerahkan 9.505 Personel, Siapkan Jalur Alternatif Saat Unjuk Rasa
Agung Endrawan Ingatkan Lulusan FH UNAS Pentingnya Integritas dan Jejaring Profesional

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Overstay 155 Hari, WNA Nigeria Diamankan Imigrasi Denpasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

PTPN IV PalmCo Tebar 60.000 Bibit Ikan di Riau untuk Jaga Ekosistem Sungai

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Video Asusila 13 Menit di Karangasem Viral, Imigrasi Bali Buru WNA Prancis

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Rendy Didaulat Pimpin FWK DKI Jakarta, Siap Perkuat Profesionalisme Pers

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Cuaca Jakarta 26 Oktober 2026, Jakarta Selatan dan Timur Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terbaru

Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Denpasar mengamankan WNA Nigeria di wilayah Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Jumat (23/10/2026). (Foto: Dok. Kanim Denpasar)

Berita

Overstay 155 Hari, WNA Nigeria Diamankan Imigrasi Denpasar

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:47 WIB